Sekretaris DPC Hanura Humbahas, Bernando Sitohang saat menerima salinan hasil rekapitulasi PSU DPRD Provinsi pasca putusan MK dari ketua KPUD Humbahas, Binsar Pardamean Sihombing. PALAPAPOS/Andi Siregar

DOLOK SANGGUL - Hasil Pemilihan Legislatif Sumut IX Sumut, Partai Hanura mengoleksi suara terbanyak di Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas). Dari perolehan suara itu, Kabupaten Humbahas yang masuk dapil IX Sumut itu dipastikan dapat mendudukkan salah satu legislator yang berasal dari daerah tersebut di DPRD Provinsi.

Ketua KPUD Humbahas, Binsar Pardamean Sihombing kepada wartawan via ponselnya kemarin, mengatakan, dari 106.489 pengguna hak pilih di daerah itu, perolehan suara untuk Hanura unggul dari perolehan suara dari partai lainnya.

Sesuai hasil penghitungan suara calon DPRD Sumut di Humbahas, pasca putusan MK, bahwa Hanura untuk DPRD Provinsi sebanyak 31.639 suara, sementara posisi kedua didapat PDIP dengan perolehan suara sebanyak 29.592 suara, selanjutnya Gerindra 7752 suara, Demokrat 7710 suara, Golkar 6269 suara, Perindo 3097 suara, NasDem 2519 suara, PSI 2177 suara, PKS 899 suara, PKPI 699 suara, PAN 494 suara, PPP 271 suara dan PBB 22 suara.

Terpisah, Sekertaris Hanura Humbahas Bernando Sitohang kepada wartawan mengakui, bahwa perolehan suara terbanyak untuk calon DPRD Provinsi di Kabupaten Humbahas berhasil disabet Hanura dengan koleksi suara sebanyak 31.639 suara.

Sebelumnya perolehan suara sesuai rekapitulasi Pemilu 2019, Mei lalu di KPUD Humbahas, suara Hanura sebanyak 31.563. Sementara hasil rekapitulasi hasil penghitungan suara atas putusan MK, suara Hanura bertambah 76. 

“Ada perbedaan hasil rekapitulasi pada Mei lalu dan pasca putusan MK. Unutk Hanura sendiri ada selisih 76 suara. Sebelumnya, suara Hanura untuk Humbahas sebanyak 31.563 sementara pasca putusan MK untuk PSU sebanyak 31.639 suara,” tukasnya.

Dengan perolehan suara tersebut, kata Bernando, Hanura Humbahas yang diketuai Irwan Simaora itu dipastikan dapat menghantarkan salahsatu kader terbaiknya di DPRD Provinsi.

“Dengan perolehan suara diatas, sudah barang pasti kader terbaik Hanura akan duduk di kursi DPRD Provinsi. Kepada yang terpilih kita sampaikan selamat semoga menjadi manah dan memperjuangankan hak- hak dari rakyat khususnya konstituennya berdasarkan hati nurani,” terangnya.

Dia menguraikan, bahwa perolehan suara perorangan unutuk DPRD Provinsi berhasil didapat calegnya atasnama, Irwan Simamora yang berasal dari Dolok Sanggul. Perolehan suara Irwan, secara keseluruhan  untuk Dapil IX Sumut sebanyak 32. 066 suara. Sementara perolehan suara secara keseluruhan untuk caleg dan partai Hanura dapil Sumut IX, sebanyak 55.000 suara. (and)

Comments

Leave a Comment

Berita Lainnya

Rombongan Satika - Sarlandi Diumpat Dengan Kata Kotor dan Diduga Akan Diserang, Bentrok Pun Terjadi

TARUTUNG - Polres Tapanuli Utara (Taput) diminta mengusut tuntas dalang atau aktor intelektual dibalik kerusuhan di Kecamatan Simangumban dan Pahae Jae, Kabupaten Tapanuli Uta

Satika Desak Polres Taput Tangkap Pelaku Penyebaran Selebaran Pornografi Untuk Memfitnahnya

TAPANULI UTARA -  Calon Bupati Tapanuli Utara (Taput), Satika Simamora, mendesak Polres Taput segera menangkap terduga pelaku penyebaran selebaran fornografi hoaks yang d

Masyarakat Purbatua Kepemimpinan Nikson Nababan Perlu Dilanjutkan Satika- Sarlandy

TAPANULI UTARA — Kepemimpinan Nikson Nababan sebagai Bupati Tapanuli Utara (Taput) dianggap perlu dilanjutkan oleh sosok bersih, jujur, dan peduli terhadap masyarakatnya

Tokoh Agama Serukan Agar Masyarakat Menjaga Pilkada Tapanuli Utara Berjalan Dama

TAPANULI UTARA - Menjelang Pilkada  tahun 2024 di Tapanuli Utara yang ikuti 2 (dua) pasangan calon, yaitu Satika-Simamora - Sarlandy Hutabarat dengan nomor urut 1 (satu)

Sukur Nababan: Kabupaten Taput Harus Dipimpin Sosok Bersih dan Jujur

TAPANULI UTARA— Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Sukur H Nababan, memimpin langsung pemenangan pasangan Calon Bupati dan Wa

Kapolri Harus Turun Tangan, Peredaran Narkoba di Taput Semakin Resahkan Masyarakat

TARUTUNG — Peredaran narkotika beberapa tahun belakangan ini semakin mengkhawatirkan di Kabupaten Tapanuli Utara (Taput). Warga menyebut, salah satu bandar narkoba terbe