Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PBSI, Susy Susanti. PALAPA POS/Istimewa

JAKARTA - Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PBSI, Susy Susanti juga ikut memberikan komentar terkait dengan pemindahan ibu kota dari Jakarta ke dua kota di Kalimantan Timur seperti yang diumumkan oleh Presiden Joko Widodo.

Peraih emas pertama bulu tangkis untuk Indonesia di Olimpiade itu saat dikonfirmasi, Selasa (27/8/2019) menilai pemindahan ibu kota tidak masalah. Namun, diharapkan juga didukung dengan pembangunan sarana dan prasarana olahraga.

"Saya mah di mana saja asal Indonesia. Pelatnas pindah juga gak papa. Apalagi kalau fasilitasnya bagus. Apalagi kalau dibikinin," kata Susy Susanti.

Selama ini pelatnas bulu tangkis dilakukan di Cipayung Jakarta Timur. Kawah candradimuka atlet ini sudah ada sejak 1992 yang pembangunannya diprakrasai oleh Ketua Umum PB PBSI saat itu Try Sutrisno.

Banyak atlet dari seluruh Indonesia yang digembleng dan sukses mengharumkan nama bangsa di kancah internasional. Hanya saja, lokasi pelatnas itu belum mengalami perubahan yang signifikan sejak dibangun. Akses menuju lokasi kawah candradimuka itu cukup sempit dan sekelilingnya sudah padat penduduk.

Sebelumnya, Presiden RI Joko Widodo memutuskan kawasan Penajam Paser Utara dan Kutai Kertanegara, Kalimantan Timur, sebagai kawasan ibu kota baru pemerintahan.

"Menyimpulkan ibu kota baru yang paling ideal adalah di sebagian wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara dan sebagian wilayah Kabupaten Kutai Kertanegara," kata Jokowi dalam jumpa pers di Istana Negara, Jakarta, Senin (26/8/2019).

Presiden mengatakan bahwa pemerintah telah mengkaji sejumlah calon kawasan ibu kota di Pulau Kalimantan dan dipilihnya Kalimantan Timur karena memenuhi sejumlah kriteria kebutuhan kawasan ibu kota, yaitu risiko bencana yang minim, memiliki lokasi strategis di tengah-tengah Indonesia, dan ketiga berdekatan dengan wilayah perkotaan yang sudah berkembang, Balikpapan dan Samarinda.

Keempat, lanjut Presiden Jokowi, memiliki infrastruktur lengkap dan tersedia lahan yang dikuasai pemerintah seluas 180.000 hektare. (ant)

Comments

Leave a Comment

Berita Lainnya

Sosialisasi 'RIDHO' Diatas Rumput Hijau

KOTA BEKASI - Berbagai cara dilakukan para tim pemenangan Pasangan Calon (Paslon) nomor urut tiga, Tri Adhianto-Abdul Harris Bobihoe (RIDHO) untuk terus mensosialisasikan dan

Tri Adhianto Serahkan Bonus Kepada Atlet PON Aceh-Sumut

KOTA BEKASI - Sebanyak 53 atlet Kota Bekasi mengwakili kontingen Jawa Barat peraih medali di Pekan Olahraga Nasional (PON) Aceh - Sumut mendapat bonus dari KONI setempat.

Tridatu Golf 2024 Diikuti 145 Peserta

BANTEN  - Tridatu Golf bertajuk 'Play Golf for Charity' yang diinisiasi oleh Forum Alumni Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (FA KMHDI) berhasil digelar, M

Dewan Minta Pj Wali Kota Dukung Kota Bekasi Tuan Rumah Porprov Jabar

BEKASI  - Anggota DPRD Kota Bekasi, Komarudin meminta dan mneyerukan agar  Pj Wali Kota Bekasi, Raden Gani Muhammad mendukung persiapan Kota Bekasi menjadi tuan ruma

Jelang Perhelatan Porprov Jawa Barat, Tri Adhianto Janji Kota Bekasi Menjadi Tuan Rumah

KOTA BEKASI - Ketua Umum KONI Kota Bekasi, Tri Adhianto menjelaskan dirinya akan berupaya agar Kota Bekasi menjadi tuan rumah saat perhelatan Pekan Olahraga P

Pengurus IPSI Datangi Kantor KONI Kota Bekasi, Ini Penyebabnya

KOTA BEKASI - Pengurus Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Bekasi datangi kantor Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Bekasi. Hal tersebut dil