Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi di Bekasi

BEKASI - Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi, Jawa Barat, dituntut untuk bekerja ekstra keras guna menutupi kekurangan (defisit) APBD Perubahan (P) 2018 diproyeksikan mencapai Rp 282 miliar.

"Saat ini kondisi keuangan (APBD-P) kita sangat memprihatinkan. Dana yang ada di kas daerah saat ini hanya Rp118 miliar dari kebutuhan belanja hingga November 2018 Rp400 miliar," kata Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi di Bekasi, Senin (15/10/2018).

Menurut dia, dengan dana pembangunan yang tersisa saat ini, diperkirakan hanya cukup menutupi kebutuhan belanja daerah hingga November 2018. Ia mengungkapkan, dari hasil kerja penarikan pajak piutang, saat ini dirasa belum optimal menutupi kebutuhan dana yang ada karena masih di bawah 10 persen.

"Semua kegiatan pemeirntah daerah saat ini terancam distop, karena uangnya tidak ada. Pendapatan Asli Daerah (PAD) tidak digali optimal oleh perangkat kerja terkait," ujarnya. Bahkan, pembayaran gaji sebanyak 13.000 lebih Tenaga Kerja Kontrak (TKK) serta tunjangan kerja 12.000 lebih Aparatur sipil Negara (ASN) di lingkup pemerintahan setempat terancam tidak dibayarkan.

Rahmat mengatakan, 'turbulensi' keuangan daerah saat ini juga akan berimbas pada pengerjaan sejumlah proyek infrastruktur hingga program berobat gratis yang difasilitasi melalui Kartu Sehat Berbasis Nomor Induk Kependudukan (KS-NIK).

"Misalnya, ada dua anak di Kota Bekasi yang kini mengalami kebocoran salah satu organ vital tubuhnya, biayanya jika dikalkulasikan berkisar miliaran rupiah," katanya. 

Menurut dia, seluruh pemangku kebijakan keuangan daerah di wilayah itu telah diinstruksikan untuk bekerja ekstra keras menutupi kekurangan dana daerah.

"Kita harus kerja keras semua. Kejar piutang Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), pajak reklame, pajak Izin Mendirikan Bangunan (IMB). Kita harus selamatkan Kota Bekasi dalam tiga bulan ini. Potensi daerah harus digali, kalau potensinya tidak dicari, bisa tutup ini pemerintahan karena pengeluaran tidak berhenti," jelasnya. (ant)

Comments

Leave a Comment

Berita Lainnya

PT. Mahaka Visual Indonesia Siap-siap Dipanggil Disnaker

KABUPATEN BEKASI - Setelah sekian lama tidak ada kejelasan mengenai kasus dugaan pemutusan sepihak terhadap karyawan Go Wet Waterpark, Dinas

Ampun... Solihin Ditinggal Kader PPP Dukung Paslon Tri Adhianto- Harris

KOTA BEKASI – Kader dan pengurus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menyampaikan selamat tinggal kepada Ketua DPC Solihin saat ini mencalonkan diri jadi wakil walikota n

Usai Deklarasi, Tri Adhianto Kunjungi Warga Terkena Banjir

KOTA BEKASI - Masyarakat Bekasi Jaya, Kota Bekasi, resmi menyatakan dukungan untuk pasangan calon Wali Kota Bekasi dan Wakil Wali Kota Bekasi nomor 3, Tri Adhianto dan Abdul H

Calon Wali Kota Tri Adhianto Wakafkan Tanah untuk Gedung Aswaja Center

KOTA BEKASI - Dalam rangka mempererat tali silaturahmi dengan warga dan komunitas, calon Wali Kota Bekasi nomor urut 3 Tri Adhianto menghadiri pengajian Ahlussunnah wal Jama&#

Tri Adhianto Tegaskan Komitmen Birokrasi Bebas dari Korupsi dan Tepis Tudingan Tak Berdasar

KOTA BEKASI - Calon Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, menegaskan tekadnya membangun Kota Bekasi yang bersih, transparan, dan bebas dari korupsi.

<

KPU Kabupaten Bekasi Akan Gelar Debat Kandidat

KABUPATEN BEKASI - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bekasi akan menggelar debat kandidat Calon Bupati pada Minggu (3/11/2024) mendatang.