Presiden Joko Widodo (ketiga kanan) didampingi Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya (kedua kiri) dan Menteri Koordinator Perekonomian Indonesia Darmin Nasutin (kedua kanan), menyalami warga penerima sertifikat Tanah Obyek Reforma Agraria (TORA) di Hutan Lindung Digulis, Pontianak, Kalimantan Barat, Kamis (5/9/2019). PALAPA POS/Istimewa

PONTIANAK - Presiden RI, Joko Widodo meminta masyarakat yang ada di Kalimantan Barat bisa menjaga lahannya masing-masing agar tidak terbakar, apalagi dibakar dengan sengaja.

"Ini saya sampaikan kepada masyarakat penerima sertifikat lahan, baik program PTSL, program Redistribusi atau program TORA untuk bisa menjaga lahannya dan jangan sampai dibakar karena dampaknya jelas tidak baik bagi kita semua," kata Jokowi, usai menyerahkan secara simbolis sertifikat lahan kepada 3.000 masyarakat Kalbar, di Pontianak, Kamis (5/9/2019).

Menurutnya, sebagai Presiden dirinya sudah meminta kepada setiap kepala daerah, Kapolri dan Panglima TNI untuk bisa bekerja ekstra untuk mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan di sejumlah daerah di Indonesia.

Jokowi juga sudah meminta kepada kementerian terkait untuk menindak tegas perusahaan yang kedapatan membakar lahan.

"Tadi saya diberitahu Pak Gubernur Kalbar bahwa ada 97 perusahaan di Kalbar yang membakar lahan dan saya minta ini untuk ditindak tegas karena dari 97 perusahaan itu, 19 di antaranya lahannya sudah disegel dan ini merupakan tindakan tegas kita untuk mencegah kembali terjadi kebakaran hutan dan lahan," ujar Presiden.

Sebelumnya, Gubernur Kalbar, Sutarmidji menegaskan bahwa pihaknya tidak main-main dan akan memberikan sanksi tegas kepada perusahaan yang membakar lahan, mengingat titik api dari karhutla bisa dipantau melalui satelit.

Sutarmidji menambahkan, tindakan tegas itu akan terus ia lakukan terhadap siapa saja yang bertanggung jawab atas kebakaran hutan dan lahan tersebut.

"Sepanjang yang menjadi kewenangan gubernur saya akan lakukan tindakan tegas. Jangan dipikir kalau sudah hujan lalu kita berhenti, tentu tidak. Saya akan tetap minta usut semua itu (kasus kebakaran hutan dan lahan) siapa yang punya dan yang bertanggung jawab atas karhutla itu," katanya. (ant)

Comments

Leave a Comment

Berita Lainnya

41 Daerah Calon Tunggal Pilkada 2024

JAKARTA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI menyampaikan sampai batas akhir pendaftaran ada 41 daerah hanya satu pasangan calon kepala daerah atau calon tunggal yang mendaftar pa

MK Ubah Ambang Batas Pencalonan Pilkada, PDIP Bisa Usung Calon Sendiri di Pilkada Jakarta

JAKARTA - Mahkamah Konstitusi (MK) mengubah ambang batas pencalonan kepala daerah oleh lewat Putusan Nomor 60/PUU-XXII/2024 yang diajukan Partai Buruh dan Partai Gelora, Selas

Piawai Pimpin Partai, PKB Kota Bekasi Dukung Cak Imin Sebagai Ketua Umum

KOTA BEKASI - Ketua DPC PKB Kota Bekasi, Rizky Topananda menjelaskan pihaknya tetap mendukung Muhaimin Iskandar sebagai Ketua Umum DPP PKB periode 2024-2029 m

Hadiri Kongres PMII Ke-21, Ini Pesan Ida Fauziah

PALEMBANG - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Ida Fauziyah menjelaskan bahwa generasi muda harus memiliki karakter yang kuat agar bisa menjadi pemimpin di ma

Dihadiri Mendagri, Nikson Nababan Terima Penghargaan Mendorong Pembangunan Daerah

JAKARTA – Mantan Bupati Tapanuli Utara Periode dua periode, Nikson Nababan Darmonagoro hadiri malam apresiasi satu inspirasi 2024 yang diselenggarakan oleh B Universe me

Kecam DK, Hendry Ch Bangun Tetap Ketua PWI Pusat

JAKARTA – Ketua PWI Pusat, Hendry Ch Bangun, mengecam keras keputusan Dewan Kehormatan (DK) PWI yang dianggap ilegal dan tidak sah. Keputusan DK yang mengeluarkan surat