Gedung DPRD Kabupaten Beksai. PALAPA POS/Istimewa

BEKASI - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bekasi, Jawa Barat langsung membentuk susunan fraksi melalui rapat penyusunan Alat Kelengkapan DPRD (AKD) di ruang Badan Musyawarah DPRD setempat, Senin (9/9/2019).

"Hasil dari rapat AKD barusan, terdapat tujuh fraksi. Dua di antaranya merupakan fraksi gabungan," kata Ketua DPRD Kabupaten Bekasi Sementara, Aria Dwi Nugraha.

Aria menjelaskan tujuh fraksi itu diisi oleh lima fraksi utuh yakni Fraksi Gerindra, Golkar, PDI Perjuangan, Demokrat, dan Fraksi PKS.

Sementara dua fraksi lainnya yakni Fraksi Madani dan Fraksi Langitan merupakan gabungan beberapa partai. Kedua nama fraksi itu baru sebatas usulan sementara karena dapat berubah sewaktu-waktu sebelum dibahas di paripurna.

"Nanti setelah mereka usulkan, maka akan kita bawa ke paripurna. Untuk fraksi gabungan katanya mereka ingin ikhtiar dulu soal namanya, Madani dan Langitan ini baru nama sementara," katanya.

Fraksi Madani DPRD Kabupaten Bekasi merupakan fraksi gabungan partai PPP yang meraih dua kursi dewan, serta PKB, NasDem dan Perindo yang masing-masing meraih satu kursi legislatif.

Sedangkan Fraksi Langitan adalah gabungan dua partai yakni PAN dengan tiga kursi dan PBB yang meraih satu kursi.

"Semuanya sudah terbentuk menjadi tujuh fraksi. Yang gabungan itu sudah disepakati bahwa PAN dan PBB sudah melakukan komunikasi. Satu fraksi lagi juga sudah berkomunikasi," kata Aria.

Aria melanjutkan setelah pembentukan fraksi pihaknya akan membahas peraturan mengenai tata tertib. Dirinya juga berharap agar pembentukan seluruh AKD dapat diselesaikan dalam waktu singkat.

"Target kami di September ini semua selesai agar dapat segera bertugas sesuai tugas pokok dan fungsinya masing-masing," katanya lagi.

Sekretaris DPRD Kabupaten Bekasi, Ahmad Kosasih berharap pimpinan DPRD Kabupaten Bekasi Sementara secepatnya menyelesaikan pembentukan alat kelengkapan DPRD.

"Sesuai tugas pimpinan sementara yakni memimpin rapat Badan Musyawarah DPRD, memfasilitasi pembentukan fraksi dan rancangan peraturan DPRD tentang tata tertib hingga memproses penetapan pimpinan definitif," katanya.

"Setelah itu banyak tugas utama yang harus dikerjakan di antaranya pembahasan APBD 2020," imbuh Kosasih.

Pada Jumat (30/8/2019) lalu KPU Kabupaten Bekasi telah menetapkan 50 kursi anggota DPRD hasil pemilu legislatif. Gerindra meraih kursi terbanyak yakni 11 kursi, disusul PKS 10 kursi, lalu PDI Perjuangan dan Golkar masing-masing tujuh kursi serta Demokrat dengan enam kursi.

Kelima partai di atas memiliki jatah satu fraksi utuh. Sementara PAN dengan tiga kursi, PPP dua kursi, serta NasDem, PBB, PKB, dan Perindo yang masing-masing meraih satu kursi membentuk dua fraksi gabungan. (ant)

Comments

Leave a Comment

Berita Lainnya

PT. Mahaka Visual Indonesia Siap-siap Dipanggil Disnaker

KABUPATEN BEKASI - Setelah sekian lama tidak ada kejelasan mengenai kasus dugaan pemutusan sepihak terhadap karyawan Go Wet Waterpark, Dinas

Ampun... Solihin Ditinggal Kader PPP Dukung Paslon Tri Adhianto- Harris

KOTA BEKASI – Kader dan pengurus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menyampaikan selamat tinggal kepada Ketua DPC Solihin saat ini mencalonkan diri jadi wakil walikota n

Usai Deklarasi, Tri Adhianto Kunjungi Warga Terkena Banjir

KOTA BEKASI - Masyarakat Bekasi Jaya, Kota Bekasi, resmi menyatakan dukungan untuk pasangan calon Wali Kota Bekasi dan Wakil Wali Kota Bekasi nomor 3, Tri Adhianto dan Abdul H

Calon Wali Kota Tri Adhianto Wakafkan Tanah untuk Gedung Aswaja Center

KOTA BEKASI - Dalam rangka mempererat tali silaturahmi dengan warga dan komunitas, calon Wali Kota Bekasi nomor urut 3 Tri Adhianto menghadiri pengajian Ahlussunnah wal Jama&#

Tri Adhianto Tegaskan Komitmen Birokrasi Bebas dari Korupsi dan Tepis Tudingan Tak Berdasar

KOTA BEKASI - Calon Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, menegaskan tekadnya membangun Kota Bekasi yang bersih, transparan, dan bebas dari korupsi.

<

KPU Kabupaten Bekasi Akan Gelar Debat Kandidat

KABUPATEN BEKASI - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bekasi akan menggelar debat kandidat Calon Bupati pada Minggu (3/11/2024) mendatang.