Ketua Dekranasda Taput Satika Simamora tampil selaku narasumber menyerukan penggunaan pewarna alam. PALAPAPOS/Alpon Situmorang

TAPANULI UTARA - Tampil sebagai Keynote Speaker atau pembicara dalam sosialisasi dan fasilitasi pendaftaran Hak Kekayaan Intelektual di Hotel Hineni Tarutung Taput, Senin (9/9/2019), Ketua Dekranasda Satika Nikson Nababan boru Simamora menyerukan petenun gunakan pewarna alam.

Menurutnya, pemerintah saat ini tengah menggaungkan penggunaan produk organik baik pertanian maupun untuk UKM sebagai bahan baku, salah satunya yakni tenunan.

Hal itu dirasa penting, karena penggunaan bahan pewarna sintetis selain merusak lingkungan dan tidak ramah juga berpotensi penyebab katarak maupun kanker.

"Saya telah keliling langsung kerumah-rumah, penggunaan pewarna sintetis tidak ramah lingkungan, karena limbahnya merusak selain itu juga petenun pun bisa kena efeknya," katanya.

Penggunaan pewarna alam dari lingkungan sekitar sangat baik, bahkan justru digandrungi pasar dalam maupun luar negeri. "Banyak bahan baku yakni tanaman Indigo terdapat di sekitar kawasan Danau Toba, kulit alpukat, manggis maupun lainnya. Tentunya sangat aman bahkan produk ini yang diinginkan pasar," tambahnya.

Lebih jauh, Satika mengatakan, selaku Ketua Dekranasda maupun Pemkab tugasnya hanya selaku penjembatani, namun semua berjalan baik bila disambut pelaku.

"Jangan takut produknya tidak laku, bila baik kemasan maupun hasilnya silahkan pajang di Dekranasda. Kita tidak ambil untung, berapa harga dari pelaku itu yang dijual disana," katanya dihadapan ratusan pelaku UKM.

Dalam kesempatan itu, Satika meminta petenun ataupun pelaku UKM lainnya mencintai produk buatannya. "Bila ingin produk kita dipakai orang lain, maka kita dulu yang menggunakannya. Jangan malu memakai produk kita atau  justru lebih senang memakai produk orang lain, itu yang salah," katanya.

Satika berharap para pelaku UKM memanfaatkan momen sosialisasi ini dan menularkannya ke yang lain. "Disini kita akan belajar banyak, manfaatkanlah sebaik baiknya," pungkasnya.

Sebelumnya, Direktur Fasilitasi Pendaftaran HAKI, Robinson Sinaga mengungkapkan, saat ini pihaknya memfasilitasi pendaftaran untuk 50 jenis produk. "Kita akan fasilitasi 50 produk yang hendak didaftarkan secara gratis hanya untuk hari ini,"ungkapnya.

Selanjutnya, Robinson mengatakan, melalui fasilitasi pendaftaran produk akan memicu peningkatan perekonomian daerah setempat. "Selain terlindungi, pelaku ekonomi kreatif akan semakin berpacu untuk kreatif," pungkasnya. (als)

Comments

Leave a Comment

Berita Lainnya

Rombongan Satika - Sarlandi Diumpat Dengan Kata Kotor dan Diduga Akan Diserang, Bentrok Pun Terjadi

TARUTUNG - Polres Tapanuli Utara (Taput) diminta mengusut tuntas dalang atau aktor intelektual dibalik kerusuhan di Kecamatan Simangumban dan Pahae Jae, Kabupaten Tapanuli Uta

Satika Desak Polres Taput Tangkap Pelaku Penyebaran Selebaran Pornografi Untuk Memfitnahnya

TAPANULI UTARA -  Calon Bupati Tapanuli Utara (Taput), Satika Simamora, mendesak Polres Taput segera menangkap terduga pelaku penyebaran selebaran fornografi hoaks yang d

Masyarakat Purbatua Kepemimpinan Nikson Nababan Perlu Dilanjutkan Satika- Sarlandy

TAPANULI UTARA — Kepemimpinan Nikson Nababan sebagai Bupati Tapanuli Utara (Taput) dianggap perlu dilanjutkan oleh sosok bersih, jujur, dan peduli terhadap masyarakatnya

Tokoh Agama Serukan Agar Masyarakat Menjaga Pilkada Tapanuli Utara Berjalan Dama

TAPANULI UTARA - Menjelang Pilkada  tahun 2024 di Tapanuli Utara yang ikuti 2 (dua) pasangan calon, yaitu Satika-Simamora - Sarlandy Hutabarat dengan nomor urut 1 (satu)

Sukur Nababan: Kabupaten Taput Harus Dipimpin Sosok Bersih dan Jujur

TAPANULI UTARA— Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Sukur H Nababan, memimpin langsung pemenangan pasangan Calon Bupati dan Wa

Kapolri Harus Turun Tangan, Peredaran Narkoba di Taput Semakin Resahkan Masyarakat

TARUTUNG — Peredaran narkotika beberapa tahun belakangan ini semakin mengkhawatirkan di Kabupaten Tapanuli Utara (Taput). Warga menyebut, salah satu bandar narkoba terbe