Ilustrasi. PALAPA POS/Istimewa

JAKARTA - Bursa Efek Indonesia (BEI) menilai bahwa pemahaman pengusaha mengenai pasar modal sebagai alternatif pendanaan selain perbankan relatif masih rendah.

"Ada pasar modal sebagai pendanaan jangka panjang, enterprenuer bisa menggalang dana selain dari sumber konvensional," kata Direktur Teknologi Informasi dan Manajemen Risiko PT BEI Fithri Hadi usai acara loka karya bertema "Road to Go Public" di Jakarta, Rabu (11/9/2019).

Ia mengemukakan salah satu mekanisme untuk meraih pendanaan melalui pasar modal yakni dengan menawarkan sebagian sahamnya ke publik atau "initial public offering" (IPO).

Ia mengatakan pihaknya akan terus berupaya untuk melakukan edukasi mengenai IPO kepada perusahaan-perusahaan nasional. Dengan melaksanakan IPO maka perusahaan dapat meningkatkan modal kerja dalam rangka membiayai pertumbuhan perusahaan.

IPO, lanjut dia, juga dapat meningkatkan nilai ekuitas perusahaan sehingga perusahaan memiliki struktur pemodalan yang optimal. "Secara upaya kita juga sudah sering melakukan edukasi dan menyampaikan manfaat IPO," ucapnya.

Menurut data BEI per 6 September 2019, jumlah perusahaan yang telah mencatatkan saham di BEI mencapai 648 perusahaan.

Sementara itu, Direktur Utama MNC Sekuritas Susy Meilina mengatakan bahwa pihaknya juga terus berupa mendorong sejumlah perusahaan melakukan IPO, salah satunya bekerja sama dengan perusahaan-perusahaan yang tergabung dalam Yayasan Global CEO Indonesia (CEO Indonesia).

"Kami siap mendampingi perusahaan-perusahaan dengan menyediakan jasa penasihat keuangan maupun mempersiapkan rencana strategis, serta mendampingi persiapan IPO," katanya.

Di sisa tahun ini, lanjut dia, MNC Sekuritas akan mendampingi tiga perusahaan yang akan melaksanakan IPO. Perusahaan itu berasal dari sektor properti, perusahaan sektor jasa pengeboran minyak, dan perusahaan pupuk.

"Dana yang akan dihimpun perusahaan-perusahaan itu bervariasi, yakni Rp300 miliar hingga Rp500 miliar," katanya.

Pada 2020, ia mengatakan, terdapat dua perusahaan yang telah merencanakan untuk melakukan IPO. (ant)

Comments

Leave a Comment

Berita Lainnya

Perseroda Akui Setor Deviden Tahun 2022 Sebesar 300 Juta

KOTA BEKASI - PT. Minyak dan Gas Bumi (Perseroda) hari ini, Kamis (6/4/2023) mengadakan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) atas kinerja Tahun Anggaran 2022 dihadiri oleh Plt. Wa

Era Transaksi Digital, Satika Minta Pelaku UMKM Taput Jaga Branding

TAPANULI UTARA - PT Bank Sumut Cabang Tarutung, Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) menggelar sosialisasi produk perbankan dan sekaligus menyerahan Quick Response Code Indonesia

Electrolux Showroom dan Service Center Hadir di Kota Bekasi

BEKASI - Memberikan kenyamanan kepada konsumen, Electrolux Showroom dan Service Center hadir di Kota Bekasi.  Dipastika kehadirannya untuk konsumen setelah diresmikan kan

Harga Minyak Goreng Belum Stabil, Wakil Gubernur Jawa Barat Sidak Di Kota Bekasi

BEKASI - Wakil Gubernur Jawa Barat (Jabar), UU Ruzhanul Ulum lakukan Inspeksi mendadak (Sidak) pasar di Kota Bekasi memantau harga minyak goreng yang belum lama mencapai Rp 20

Mampu Pulihkan Ekonomi, Bupati Taput Dapat Penghargaan dari BI

TAPANULI UTARA - Dinilai mampu mengatasi keterpurukan dan mampu memulihkan ekonomi ditengah Pandemi Covid-19, Bupati Taput Nikson Nababan mendapat penghargaan program Klaster K

Bank Dunia Suntik Indonesia Rp5,6 Triliun

JAKARTA - Dewan Direktur Eksekutif Bank Dunia menyetujui pendanaan sebesar 400 juta dolar AS atau sekitar Rp5,6 triliun untuk mengatasi kerentanan keuangan akibat dampak pandemi Covid-19.