Aparatur Perlindungan Masyarakat (Linmas) Malih. PALAPA POS/Nuralam

BEKASI - Enam tahun berlalu sejak awal kali Malih (50), seorang ayah dari enam orang anak memulai tugas baru menjadi aparatur Perlindungan Masyarakat (Linmas) di lingkungan RT 005 RW 018 Kelurahan Jakasetia, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi.

Kepada PALAPAPOS.CO.ID, Malih mengaku bangga menjadi bagian dari aparatur yang memberikan perlindungan dan kenyamanan warga di lingkungannya.

Kendati penghasilan yang didapat dari Linmas tidak besar, namun Malih ternyata mampu menafkahi keluarganya serta menyekolahkan anak-anaknya. Meskipun pendidikan anak tertuanya tidak sampai pada jenjang perguruan tinggi.

"Saya bangga jadi Linmas, karena tugasnya menjaga lingkungan dan bermanfaat bagi masyarakat. Saya rela tidak tidur di malam hari, asalkan lingkungan aman," kata Malih, saat ronda di lingkungannya, Kamis (12/9/2019).

Malih mengakui tidak punya pendapatan tetap lainnya kecuali insentif dari Pemerintah Kota Bekasi untuk menghidupi keluarganya. Karena itu, ia berharap tidak ada kendala dalam pemberian insentif.

"Hampir enam bulan saya belum menerima honor. Gak seperti biasanya lancar. Padahal saya butuh untuk keperluan sehari-hari anak istri di rumah," ungkapnya.

Tersendatnya insentif hingga enam bulan lamanya, dikatakan Malih sangat berpengaruh terhadap kehidupannya. Sebab tumpuan utama dirinya adalah honor Linmas. "Sedih, kebutuhan rumah tangga terus berjalan tetapi penghasilan tersendat," ucapnya.

Mengenai adanya kendala terhadap keuangan di Pemerintah Kota Bekasi serta wacana dihapusnya insentif RT, RW dan lainnya tidak diketahui oleh Malih. Informasi yang diperoleh hanyalah pemerintah dalam waktu dekat akan mencairkan insentif tersebut selama tiga bulan. "Katanya tiga bulan yang mau dicairkan," ungkap Malih.

Dia berharap Wali Kota lebih perhatian terhadap aparatur di lingkungan. Sebab tugasnya cukup besar namun jarang masyarakat yang ingin menjadi Linmas.

"Saya minta pak wali lebih perhatian kepada Linmas. Honornya tolong segera dicairkan," imbuhnya. (lam)

Comments

Leave a Comment

Berita Lainnya

PT. Mahaka Visual Indonesia Siap-siap Dipanggil Disnaker

KABUPATEN BEKASI - Setelah sekian lama tidak ada kejelasan mengenai kasus dugaan pemutusan sepihak terhadap karyawan Go Wet Waterpark, Dinas

Ampun... Solihin Ditinggal Kader PPP Dukung Paslon Tri Adhianto- Harris

KOTA BEKASI – Kader dan pengurus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menyampaikan selamat tinggal kepada Ketua DPC Solihin saat ini mencalonkan diri jadi wakil walikota n

Usai Deklarasi, Tri Adhianto Kunjungi Warga Terkena Banjir

KOTA BEKASI - Masyarakat Bekasi Jaya, Kota Bekasi, resmi menyatakan dukungan untuk pasangan calon Wali Kota Bekasi dan Wakil Wali Kota Bekasi nomor 3, Tri Adhianto dan Abdul H

Calon Wali Kota Tri Adhianto Wakafkan Tanah untuk Gedung Aswaja Center

KOTA BEKASI - Dalam rangka mempererat tali silaturahmi dengan warga dan komunitas, calon Wali Kota Bekasi nomor urut 3 Tri Adhianto menghadiri pengajian Ahlussunnah wal Jama&#

Tri Adhianto Tegaskan Komitmen Birokrasi Bebas dari Korupsi dan Tepis Tudingan Tak Berdasar

KOTA BEKASI - Calon Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, menegaskan tekadnya membangun Kota Bekasi yang bersih, transparan, dan bebas dari korupsi.

<

KPU Kabupaten Bekasi Akan Gelar Debat Kandidat

KABUPATEN BEKASI - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bekasi akan menggelar debat kandidat Calon Bupati pada Minggu (3/11/2024) mendatang.