Putra sulung Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming Raka (kanan) saat bertemu Wali Kota Surakarta FX Hadi Rudyatmo (kiri) di Loji Gandrung Solo, Rabu (18/9/2019). PALAPA POS/Istimewa

SOLO - Putra sulung Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka, bertemu Wali Kota Surakarta FX Hadi Rudyatmo di Rumah Dinas Loji Gandrung Solo, Jawa Tengah, Rabu (18/9/2019), dan berbicara soal Pilkada 2020.

Pertemuan Gibran dengan Hadi Rudyatmo yang juga Ketua DPC PDIP tersebut dilakukan secara tertutup dan hanya berlangsung sekitar 30 menit.

Menurut Gibran, kunjungannya ke Rumah Dinas Loji Gandrung hanya silaturahmi dengan Wali Kota Surakarta karena sudah lama tidak bertemu. "Karena kesibukan Beliau. Dan Beliau Rabu ini, baru bisa meluangkan sedikit waktu karena sudah lama tidak bertukar pikiran," katanya.

"Saya bertemu Pak Rudyatmo berbicara banyak tentang perkembangan di Kota Solo. Beliau ini, seorang sosok yang peduli terhadap pelaku UMKM termasuk saya yang sangat dimanusiakan. Hal ini dapat dilihat UMKM yang menempati di kawasan Kota Barat Solo, kini sudah dialokasikan ke tempat yang lebih baik," kata Gibran usai bertemu wali kota.

Menurut Gibran, saat bertemu Rudyatmo tidak membicarakan tentang agenda politik terkait Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Surakarta 2020.

"Saya silaturahmi hanya tukar pikiran saja, soal perkembangan Solo yang merupakan kota kecil sangat dinamis sekali. Intinya apa yang dilakukan oleh Pak Rudyatmo, sudah baik sekali dan Solo lebih maju," kata Gibran.

Baca Juga: Jokowi Mempersilakan Gibran Masuk Bursa Calon Wali Kota Surakarta

Gibran juga memberikan masukan bahwa Kota Solo membutuhkan sentuhan anak muda. Artinya, soal kreativitas anak muda, penggunaan teknologi dan pemanfaatan media sosial sangat penting.

"Saya bertemu dengan Pak Wali Kota hanya berbicara ringan saja. Saya tidak berbicara soal politik," kata Gibran.

Menurut Hadi Rudyatmo, Gibran datang ke Rumdis Loji Grandrung hanya silaturahmi karena sudah lama tidak bertemu. Menurut Rudyatmo, Gibran datang ke Loji Gandrung bukan berbicara politik atau pencalonan Pilkada Kota Surakarta 2020.

Namun, Gibran sedikit menanyakan soal bagaimana mekanisme mencalonkan menjadi bakal calon Wali Kota Surakarta 2020. Kemudian, pihaknya menjelaskan dengan memaparkan persyaratan jika maju pilkada.

"Semua masyarakat masih ada kesempatan sebagai calon, tetapi untuk PDIP secara internal memang tidak dipublikasikan. Calonnya harus kader partai," katanya.

Menyinggung soal anak muda akan menyentuh Kota Solo pada Pilkada 2020, kata dia, hal itu wajib supaya daerah ini lebih maju. "Solo merupakan kotanya Presiden, harus lebih baik dengan kota-kota lainnya," katanya.

PDIP masih terbuka dan jika ada kadernya yang akan mencalonkan silahkan kalau mau mendaftarkan diri. Jika berbicara soal pencalonan bisa berbicara dengan tim rekrutmen PDIP di Kantor DPC PDIP.

"Kami ingin Solo tetap dalam kondisi aman, nyaman ditinggali siapapun, perkembangan tentunya menuju ke sebuah pemanfaatan kepada masyarakat," katanya. (ant)

Comments

Leave a Comment

Berita Lainnya

Bersama Kadisdik, Plt. Ketua TP PKK Studi Tiru Ke SLBN Surakarta

SOLO - Pelaksana tugas (Plt) Ketua TP PKK Kota Bekasi Wiwiek Hargono Tri Adhianto bersama Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi UU Saeful Mikdar dan Plt Ketua DWP Eka Sudarsono

Bupati Tapanuli Utara Nikson Nababan Raih Penghargaan Kepala Daerah Inovatif

SEMARANG - Bupati Tapanuli Utara Nikson Nababan menerima penghargaan sebagai Kepala Daerah Inovatif (KDI) yang diserahkan H. Abdul Halim Iskandar Menteri Desa, Pembangunan Dae

Tingkatkan Inovasi Daerah, Bupati Taput Studi Tiru ke Wonogiri Jateng

JAWA TENGAH - Selain mempererat kerjasama antar Pemerintah Daerah dan peningkatan inovasi,Bupati Tapanuli Utara Nikson Nababan didampingi Ketua DPRD Poltak Pakpahan, Sekda Ind

Pemkab Kudus Siapkan Tempat Isolasi Pemudik

KUDUS - Pemerintah Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, menyiapkan tempat isolasi di Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) Bakalan Krapyak, Kaliwungu untuk pemudik yang nekat pulang di tengah pand

Ganjar Kirim Sukarelawan dan Logistik Rp594 juta

SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengirimkan bantuan logistik senilai Rp594 juta beserta 10 orang sukarelawan membantu korban bencana gempa bumi yang mengguncang Provinsi

Gubernur Ganjar Minta ASN Korup Bisa Dipecat

SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo bakal melayangkan protes sekaligus meminta Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi agar aparatur sipil negara (ASN)