Uskup Agung Jakarta, Mgr Ignatius Suharyo (kanan) saat dilantik sebagai Kardinal baru oleh Paus Fransiskus di gereja Basilica St. Peter, Vatikan pada Sabtu (5/10/2019).

JAKARTA - Pelantikan Uskup Agung Jakarta, Mgr Ignatius Suharyo, sebagai Kardinal baru di Vatikan merupakan suatu kebanggaan bagi Indonesia, karena tidak semua negara dapat menempatkan wakilnya sebagai dewan penasihat untuk pemimpin umat Katolik dunia, Paus Fransiskus.

Pernyataan itu disampaikan oleh Duta Besar RI untuk Vatikan Agus Sriyono, Senin (7/10/2019).

Kebanggaan itu, menurut Agus, ditunjukkan dengan hadirnya Menteri Agama RI Lukman Hakim Saifuddin dan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan saat acara pelantikan Kardinal Ignatius Suharyo di gereja Basilica St. Peter, Vatikan, pada 5 Oktober 2019.

Selain itu, ungkapan bangga juga ditunjukkan oleh para warga Indonesia di Vatikan yang menghadiri acara pelantikan Kardinal Ignatius Suharyo.

"Pada sore hari setelah pelantikan, puluhan suster (biarawati), pastor, dan umat Katholik Indonesia yang hadir dalam pelantikan bersama-sama menyanyikan Indonesia Raya sambil membawa Bendera Merah Putih sebagai wujud semangat ke-Indonesia-an. Kami semua merasa bangga dengan terpilihnya Mgr. Suharyo sebagai Kardinal," ujar Dubes Agus Sriyono.

Ungkapan Agus itu pun membenarkan tayangan video berdurasi 45 detik di media sosial Twitter yang memperlihatkan puluhan orang WNI di Vatikan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya usai acara pelantikan Kardinal Suharyo.

Dalam video yang diunggah oleh akun Twitter Katolik Garis Lucu @KatolikG pada Senin (7/10/2019), Kardinal Suharyo dengan busana liturgi merahnya duduk di tengah-tengah umat Katolik asal Indonesia yang hadir pada acara pelantikan. Menurut pengelola akun Twitter itu, video tersebut diperoleh dari Whatsapp Group komunitas umat Katolik di Indonesia.

Kardinal Ignatius Suharyo merupakan satu-satunya wakil dari Asia yang ditunjuk oleh Paus Fransiskus sebagai salah satu penasihatnya di Vatikan. Kardinal lain yang telah dilantik oleh Paus Fransiskus pada 5 Oktober, di antaranya berasal dari Angola, Lithuania, Spanyol, Italia, Guatemala, Luxembourg, Republik Demokratis Kongo, dan Kuba.

Kardinal merupakan gelar kehormatan yang melekat seumur hidup dan tidak dibatasi oleh wilayah kekuasaan sebagaimana jabatan keuskupan dan pastor paroki. Oleh karena itu, Mgr Ignatius Suharyo masih tetap akan bertugas sebagai Uskup Agung Jakarta, meskipun telah dilantik sebagai kardinal. (ant)

Comments

Leave a Comment

Berita Lainnya

41 Daerah Calon Tunggal Pilkada 2024

JAKARTA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI menyampaikan sampai batas akhir pendaftaran ada 41 daerah hanya satu pasangan calon kepala daerah atau calon tunggal yang mendaftar pa

MK Ubah Ambang Batas Pencalonan Pilkada, PDIP Bisa Usung Calon Sendiri di Pilkada Jakarta

JAKARTA - Mahkamah Konstitusi (MK) mengubah ambang batas pencalonan kepala daerah oleh lewat Putusan Nomor 60/PUU-XXII/2024 yang diajukan Partai Buruh dan Partai Gelora, Selas

Piawai Pimpin Partai, PKB Kota Bekasi Dukung Cak Imin Sebagai Ketua Umum

KOTA BEKASI - Ketua DPC PKB Kota Bekasi, Rizky Topananda menjelaskan pihaknya tetap mendukung Muhaimin Iskandar sebagai Ketua Umum DPP PKB periode 2024-2029 m

Hadiri Kongres PMII Ke-21, Ini Pesan Ida Fauziah

PALEMBANG - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Ida Fauziyah menjelaskan bahwa generasi muda harus memiliki karakter yang kuat agar bisa menjadi pemimpin di ma

Dihadiri Mendagri, Nikson Nababan Terima Penghargaan Mendorong Pembangunan Daerah

JAKARTA – Mantan Bupati Tapanuli Utara Periode dua periode, Nikson Nababan Darmonagoro hadiri malam apresiasi satu inspirasi 2024 yang diselenggarakan oleh B Universe me

Kecam DK, Hendry Ch Bangun Tetap Ketua PWI Pusat

JAKARTA – Ketua PWI Pusat, Hendry Ch Bangun, mengecam keras keputusan Dewan Kehormatan (DK) PWI yang dianggap ilegal dan tidak sah. Keputusan DK yang mengeluarkan surat