Ilustrasi. PALAPA POS/Istimewa

BEKASI – Belum stabilnya keuangan Pemerintah Kota Bekasi (Pemkot Bekasi, Jawa Barat, Dinas Kesehatan setempat mempersilahkan rumah sakit swasta memutuskan kerjasama penerimaan pasien pengguna Kartu Sehat Nomor Induk Kependudukan (KS NIK)

"Belum stabilnya keuangan Pemkot Bekasi, maka kami tidak memaksakan rumah sakit swasta untuk tidak melanjutkan kerjasama dengan pemerintah," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Bekasi, Tanti Rohilawati, di ruang kerjanya, Jumat (11/10/2019).

Kendati begitu, Tanti mengatakan, masih banyak rumah sakit swasta konsisten menjalin kerjasama dengan Pemerintah Kota Bekasi. "Dari 66 sumah sakit swasta, ada sekitar 42 yang masih konsisten melayani KS," ujar Tanti.

Keterbatasan anggaran pada tahun 2019, diakui Tanti menjadi problem terhadap pembayaran klaim layanan KS NIK. Dia mengurai, pembiayaan program Jamkesda/KS-NIK belum bisa membayarkan setiap bulannya karena alokasi APBD murni untuk membayar alokasi 2018.

"Namun 2019, kita mengusulkan kembali tambahan dana. Setelah dana siap, kita langsung melakukan verifikasi dan asistensi untuk pembayaran. Pada tahun anggaran ini, kita sudah membayarkan layanan Jamkesda/KS-NIK per Januari hingga Juni," kata Tanti.

"SPM sudah kami layangkan baik untuk RSUD maupun swasta dan sudah dibayarkan dengan total keseluruhan sebesar Rp 120 miliar lebih," lanjut Tanti.

Besaran angka tersebut, diakui Tanti berbanding dengan jumlah klaim pengguna KS pada tahun 2018. Dia mengatakan, pengguna KS atau angka kesakitan menurun hingga 60 persen.

"Dari evaluasi sementara, angka kesakitan Kota Bekasi mengalami penurunan signifikan yakni mencapai 60 persen," kata Tanti melanjutkan, dari 42 rumah sakit swasta, RS Awal Bros, RS Ananda dan RS Mitra Keluarga merupakan rumah sakit yang paling besar klaim layanan KS NIK.

"Tertinggi Ananda, Awal Bros, dan Mitra Keluarga dengan rata-rata klaim sebesar Rp 10-11 miliar," pungkasnya. (lam)

Comments

Leave a Comment

Berita Lainnya

PT. Mahaka Visual Indonesia Siap-siap Dipanggil Disnaker

KABUPATEN BEKASI - Setelah sekian lama tidak ada kejelasan mengenai kasus dugaan pemutusan sepihak terhadap karyawan Go Wet Waterpark, Dinas

Ampun... Solihin Ditinggal Kader PPP Dukung Paslon Tri Adhianto- Harris

KOTA BEKASI – Kader dan pengurus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menyampaikan selamat tinggal kepada Ketua DPC Solihin saat ini mencalonkan diri jadi wakil walikota n

Usai Deklarasi, Tri Adhianto Kunjungi Warga Terkena Banjir

KOTA BEKASI - Masyarakat Bekasi Jaya, Kota Bekasi, resmi menyatakan dukungan untuk pasangan calon Wali Kota Bekasi dan Wakil Wali Kota Bekasi nomor 3, Tri Adhianto dan Abdul H

Calon Wali Kota Tri Adhianto Wakafkan Tanah untuk Gedung Aswaja Center

KOTA BEKASI - Dalam rangka mempererat tali silaturahmi dengan warga dan komunitas, calon Wali Kota Bekasi nomor urut 3 Tri Adhianto menghadiri pengajian Ahlussunnah wal Jama&#

Tri Adhianto Tegaskan Komitmen Birokrasi Bebas dari Korupsi dan Tepis Tudingan Tak Berdasar

KOTA BEKASI - Calon Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, menegaskan tekadnya membangun Kota Bekasi yang bersih, transparan, dan bebas dari korupsi.

<

KPU Kabupaten Bekasi Akan Gelar Debat Kandidat

KABUPATEN BEKASI - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bekasi akan menggelar debat kandidat Calon Bupati pada Minggu (3/11/2024) mendatang.