Polda Metro Jaya saat menggelar konferensi pers pengungkapan kasus penganiayaan terhadap Ninoy Karundeng di Mapolda, Jakarta. PALAPA POS/Istimewa

JAKARTA - SA alias Shairil Anwar yang ditetapkan polisi sebagai tersangka ke-16 dalam kasus penculikan dan penganiayaan pegiat media sosial Ninoy Karundeng diketahui sebagai relawan medis yang berada di TKP saat terjadinya peristiwa penganiayaan terhadap Ninoy.

Shairil yang saat itu bersama istrinya dokter Insani Zulfah Hayati alias INS alias IZH, tidak memberikan pertolongan kepada Ninoy. Keduanya bahkan turut serta dalam intimidasi terhadap pegiat media sosial itu.

"SA tidak memberikan perawatan terhadap korban," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono, saat dikonfirmasi, Jumat (25/10/2019).

Shairil bahkan ikut menginterogasi dan mengintimidasi korban dan memerintahkan tersangka F dan B untuk melakukan pencurian data serta menghapus data di laptop Ninoy. Shairil juga mengambil sejumlah barang-barang milik korban berupa flash disk, hard disk dan sim card.

Baca Juga: Polisi Benarkan Surat Pernyataan Ninoy Karundeng Dibuat Dalam Paksaan Para Tersangka

Sedangkan Insani berperan menuntun Ninoy membuat surat pernyataan mengatakan jika yang bersangkutan diperlakukan dengan baik saat berada di Masjid Al Falaah. Surat pernyataan Ninoy tersebut beredar di media sosial tak lama setelah terjadinya peristiwa penyekapan dan penganiayaan terhadap pegiat media sosial tersebut.

"Surat yang saya tulis itu, itu betul saya yang menulis tapi kalau saya tidak menulis, saya akan dibunuh. Itu saya harus mengikuti, itu diikuti apa yang mereka mau," kata Ninoy di Gedung Subdit Resmob Polda Metro Jaya, Jumat (11/10/2019).

Akibat perbuatan, pasangan suami istri tersebut kini ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penganiayaan dan kini ditahan di Rutan Polda Metro Jaya.

Penyidik Polda Metro Jaya hingga saat ini telah menetapkan 16 tersangka yakni AA, ARS, YY, RF, Baros, S, TR, SU, ABK, IA, R, F, Bernard Abdul Jabbar yang juga Sekjen PA 212, Jerri, serta dokter Insani dan suaminya, Shairil Anwar. (red)

Comments

Leave a Comment

Berita Lainnya

Korban Pengeroyokan Kecewa Polres Taput Belum Menangkap Pelaku Diduga Oknum Anggota IPK

TARUTUNG - Sejumlah orang diduga anggota organisasi kepemudaan Ikatan Pemuda Karya (IPK) Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) melakukan penganiayaan terhadap salah seorang aparatu

Kapolres dan Dandim Pimpin Pengrebekan Pengedar Narkoba di Tengah Persawahan

TAPANULI UTARA -Dipimpin Kapolres Tapanuli Utara AKBP Johanson Sianturi, S.I.K, M.H dan Dandim 0210/ TU, Letkol Inf.Saiful Rizal, S.Hub. Int bersama jajarannya. Kampung Narkob

Sindikat Curanmor Dibekuk Satreskrim Polres Taput

TAPANULI UTARA - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Taput berhasil menangkap dua orang pelaku curanmor inisial AS (26) warga Desa Parbubu I dan MFL(29) warga Keluraha

Dua Pengguna Narkoba Dibekuk Saat Melarikan Diri Menabrak Mobil Polisi

TAPANULI UTARA - Satuan Reserse Narkotika Polres Tapanuli Utara (Taput) berhasil meringkus dua pengguna Narkotika. Sebelun ditangkap tersangka sempat melarikan diri dengan nek

Polres Metro Bekasi Kota di Demo Karena Terduga Pelaku Pengeroyokan Belum Tertangkap

KOTA BEKASI - Puluhan pemuda yang tergabung dari beberapa organisasi kepemudaan terlibat aksi saling dorong dengan kepolisian saat lakukan demo di depan kantor Polres Metro Be

Lima Pelaku Penyelewengan Solar Subsidi di Taput Diboyong ke Poldasu

TARUTUNG - Diduga digunakan untuk kebutuhan alat berat ataupun industri, lima pelaku penyelewengan BBM jenis Solar Subsidi ditangkap Tim gabungan Ditreskrimsus Polda Sumut dan