Bukti pengurusan sertifikat tanah di kantor Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Bekasi. PALAPAPOS/Nuralam

BEKASI - Anggota DPRD Kota Bekasi asal Fraksi Gerindra, Supandi menyesalkan birokrasi di kantor Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Bekasi yang dituding berbelit-belit dalam melayani warga.

Kekesalan Supandi disebabkan, pengurusan pembuatan sertifikat tanah bagi masyarakat memakan waktu yang panjang hingga setahun lamanya. Hal tersebut berbalik dengan semangat Presiden RI Joko Widodo yang menekankan agar sertifikasi tanah dilakukan dengan cepat dan kooperatif.

"Pendaftaran pembuatan sertifikat sejak Tahun 2018, waktu yang cukup panjang. Ini harus dibenahi pelayanannya," ujar Supandi, Senin (9/12/2019). 

Selain masalah waktu, Supandi menganggap prosedur yang diterapkan menyulitkan warga yang telah membeli bidang tanah di Kota Bekasi.

"Saya mengurus sertifikat atas tanah yang saya beli. Memang masih atas nama pemilik awal, tetapi seharusnya pihak BPN dapat memberikan akses kemudahan bagi masyarakat terhadap alur birokrasinya. Jangan persulit dan berbelit-belit," tegas Supandi.

Politisi asal daerah pemilihan Jatiasih-Jatisampurna ini mengungkapkan, sertifikat yang diurusnya tersebut untuk pemecahan bidang tanah yang berlokasi di Bojongsari 001/001, Kelurahan Jatisari, Kecamatan Jatiasih. 

Dia mengatakan, pihak BPN sudah menyelesaikan suratnya, sehingga ia langsung mendatangi kantor BPN di Jalan Chairil Anwar, Bekasi Timur, untuk mengambil sertifikat.

"Saya hanya mengambil sertifikat dengan bukti tanda terima resmi. Tetapi, pihak BPN menolak dan meminta surat kuasa, sementara didepannya saya langsung telepon yang bersangkutan agar bicara dengan pihak BPN, tetap ditolak. Kan aneh. Jika pelayanan seperti ini, akan merusak citra pelayanan BPN, yang mudah harusnya dipermudah bukan dipersulit," ketusnya. (lam)

Comments

Leave a Comment

Berita Lainnya

PT. Mahaka Visual Indonesia Siap-siap Dipanggil Disnaker

KABUPATEN BEKASI - Setelah sekian lama tidak ada kejelasan mengenai kasus dugaan pemutusan sepihak terhadap karyawan Go Wet Waterpark, Dinas

Ampun... Solihin Ditinggal Kader PPP Dukung Paslon Tri Adhianto- Harris

KOTA BEKASI – Kader dan pengurus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menyampaikan selamat tinggal kepada Ketua DPC Solihin saat ini mencalonkan diri jadi wakil walikota n

Usai Deklarasi, Tri Adhianto Kunjungi Warga Terkena Banjir

KOTA BEKASI - Masyarakat Bekasi Jaya, Kota Bekasi, resmi menyatakan dukungan untuk pasangan calon Wali Kota Bekasi dan Wakil Wali Kota Bekasi nomor 3, Tri Adhianto dan Abdul H

Calon Wali Kota Tri Adhianto Wakafkan Tanah untuk Gedung Aswaja Center

KOTA BEKASI - Dalam rangka mempererat tali silaturahmi dengan warga dan komunitas, calon Wali Kota Bekasi nomor urut 3 Tri Adhianto menghadiri pengajian Ahlussunnah wal Jama&#

Tri Adhianto Tegaskan Komitmen Birokrasi Bebas dari Korupsi dan Tepis Tudingan Tak Berdasar

KOTA BEKASI - Calon Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, menegaskan tekadnya membangun Kota Bekasi yang bersih, transparan, dan bebas dari korupsi.

<

KPU Kabupaten Bekasi Akan Gelar Debat Kandidat

KABUPATEN BEKASI - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bekasi akan menggelar debat kandidat Calon Bupati pada Minggu (3/11/2024) mendatang.