Kabid Sumber Daya Kesehatan Dinkes Dintar Hutabalian. PALAPA POS/Alpon Situmorang

TAPANULI UTARA - Kenaikan premi BPJS Kesehatan secara nasional untuk Kelas I dari Rp 80.000 jadi Rp 160.000, Kelas II dari Rp 51.000 jadi Rp 110.000 dan Kelas III dari Rp 25.500 menjadi Rp 42.000, memunculkan multiplier effect.

Salah satunya, banyak warga mengantongi BPJS Kesehatan Mandiri datang ke kantor perwakilan BPJS Tarutung untuk turun Kelas dari Kelas I ke II, dan juga sebaliknya II ke III.

Tidak hanya itu saja yang paling berpengaruh yakni coveran dana APBD Taput setiap tahun digelontorkan untuk menjamin kesehatan warga kurang mampu dan miskin melalui Kartu Jamkesda kuotanya berkurang.

Kadis Kesehatan melalui Kabid Sumber Daya Kesehatan Dintar Hutabalian, Rabu (8/1/2020) membenarkan turunnya kuota penerima Jamkesda bagi warga kurang mampu dan miskin.

Dengan naiknya premi BPJS Kesehatan Pemerintah untuk Kelas III dari Rp 23.000 jadi Rp 42.000, membuat naiknya beban APBD sekitar kurang lebih Rp 7 miliar.

“Kenaikan premi BPJS Kesehatan telah dinaikkan per Agustus oleh Pusat dan selisih kenaikan itu memang telah ditanggung Pemerintah hingga Desember 2019," ungkapnya.

Dan untuk per 1 Januari 2020 hingga seterusnya, Pemerintah Pusat tidak menanggung angka kenaikan melainkan diserahkan ke Kota maupun Kabupaten.

“Makanya, seharusnya tahun 2020 jumlah penerima Jamkesda bagi warga kurang mampu dan miskin seharusnya dimasa kepemimpinan Bupati Nikson naik Rp 5.000 per tahun, ini hanya bisa naik Rp 500 dari 30.000 yang dicover sebelumnya," katanya.

Pemicunya akibat kenaikan premi BPJS Kesehatan yang ditanggung APBD Taput dari Rp 23.000 jadi Rp 42.000.

“Ada kenaikan Rp 19.000 yang harus ditanggulangi membuat tahun ini yang seharusnya kuota 35.000 jiwa jadi 30.500 jiwa," ujarnya. (als)

Comments

Leave a Comment

Berita Lainnya

Rombongan Satika - Sarlandi Diumpat Dengan Kata Kotor dan Diduga Akan Diserang, Bentrok Pun Terjadi

TARUTUNG - Polres Tapanuli Utara (Taput) diminta mengusut tuntas dalang atau aktor intelektual dibalik kerusuhan di Kecamatan Simangumban dan Pahae Jae, Kabupaten Tapanuli Uta

Satika Desak Polres Taput Tangkap Pelaku Penyebaran Selebaran Pornografi Untuk Memfitnahnya

TAPANULI UTARA -  Calon Bupati Tapanuli Utara (Taput), Satika Simamora, mendesak Polres Taput segera menangkap terduga pelaku penyebaran selebaran fornografi hoaks yang d

Masyarakat Purbatua Kepemimpinan Nikson Nababan Perlu Dilanjutkan Satika- Sarlandy

TAPANULI UTARA — Kepemimpinan Nikson Nababan sebagai Bupati Tapanuli Utara (Taput) dianggap perlu dilanjutkan oleh sosok bersih, jujur, dan peduli terhadap masyarakatnya

Tokoh Agama Serukan Agar Masyarakat Menjaga Pilkada Tapanuli Utara Berjalan Dama

TAPANULI UTARA - Menjelang Pilkada  tahun 2024 di Tapanuli Utara yang ikuti 2 (dua) pasangan calon, yaitu Satika-Simamora - Sarlandy Hutabarat dengan nomor urut 1 (satu)

Sukur Nababan: Kabupaten Taput Harus Dipimpin Sosok Bersih dan Jujur

TAPANULI UTARA— Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Sukur H Nababan, memimpin langsung pemenangan pasangan Calon Bupati dan Wa

Kapolri Harus Turun Tangan, Peredaran Narkoba di Taput Semakin Resahkan Masyarakat

TARUTUNG — Peredaran narkotika beberapa tahun belakangan ini semakin mengkhawatirkan di Kabupaten Tapanuli Utara (Taput). Warga menyebut, salah satu bandar narkoba terbe