Kapolda Sumatera Utara (Sumut) Irjen Pol Martuani Sormin saat memeberikan keterangan kepada media terkait penemuan narkotika jenis baru berupa serbuk beredar di Sumatera Utara. (ant/ist)

MEDAN- Kapolda Sumatera Utara (Kapoldasu) Irjen Pol Martuani Sormin menyebutkan empat saset narkotika jenis baru berupa serbuk mengandung methampetamine beredar di  daerah Marelan, Medan.

"Narkotika baru itu diamankan tim gabungan Satnarkoba Polres Belawan bekerja sama dengan Polsek Hamparan Perak setalah menangkap dua pengedar sabu-sabu, yakni Y (47) dan DEN (35) warga Medan Marelan," kata Martuani di Rumah Sakit Bhayangkara Medan, Kamis (9/1/2020).

Narkotika jenis baru dibungkus rapi dalam kertas aluminium foil, dan dijadikan barang bukti (BB) oleh Polres Belawan. Narkotika jenis baru tersebut akan diteliti oleh Labfor Polri dan juga BBPOM untuk mengetahui jenis narkoba yang sudah diamankan aparat..

"Pokoknya Polda Sumut tetap komitmen memberantas peredaran narkoba yang sangat berbahaya bagi kesehatan, dan juga dapat merusak mental generasi muda," kata Nartuani.

Tim gabungan mengamankan 1,7 kg sabu-sabu, 1.120 butir pil ekstasi, 80 butir pil happy five dan 4 saset narkotika mengandung methampetamine.

Dalam kasus narkoba tersebut, petugas mengamankan dua orang pengedar yakni tersangka Y (47) warga Kompleks TKBM Jalan Jangkar Medan Marelan, dan tersangka DEN (35) warga Jalan Rahmadbudhin Perumahan Marelan Residen 2, Kelurahan Terjun.

Tersangka Y ditangkap petugas di Kompleks TKBM Medan Marelan, Rabu (8/1) sekira pukul 10.00 WIB, dan menyita 1,4 kg sabu, 120 butir pil ekstasi, 8 papan pil happy five, dan 4 saset narkotika mengandung methampetamine.

Hasil pengembangan dan penangkapan terhadap tersangka DEN (35) di Perumahan Marelan, diamankan 313 gram sabu, 1.000 butir pil ekstasi, satu timbangan digital, satu handphone merk Oppo, satu dompet warna hitam, dan uang tunai Rp 300.000.

Pada saat dilakukan pengembangan ke arah Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Tanjung Gusta Medan, tersangka DEN berusaha melarikan diri dan melawan petugas sehingga dilakukan tindakan tegas dan terukur dengan cara menembak tersangka.

Selanjutnya tersangka dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan untuk mendapatkan pertolongan medis, namun dalam perjalanan meninggal dunia.(ant/red)

Comments

Leave a Comment

Berita Lainnya

Korban Pengeroyokan Kecewa Polres Taput Belum Menangkap Pelaku Diduga Oknum Anggota IPK

TARUTUNG - Sejumlah orang diduga anggota organisasi kepemudaan Ikatan Pemuda Karya (IPK) Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) melakukan penganiayaan terhadap salah seorang aparatu

Kapolres dan Dandim Pimpin Pengrebekan Pengedar Narkoba di Tengah Persawahan

TAPANULI UTARA -Dipimpin Kapolres Tapanuli Utara AKBP Johanson Sianturi, S.I.K, M.H dan Dandim 0210/ TU, Letkol Inf.Saiful Rizal, S.Hub. Int bersama jajarannya. Kampung Narkob

Sindikat Curanmor Dibekuk Satreskrim Polres Taput

TAPANULI UTARA - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Taput berhasil menangkap dua orang pelaku curanmor inisial AS (26) warga Desa Parbubu I dan MFL(29) warga Keluraha

Dua Pengguna Narkoba Dibekuk Saat Melarikan Diri Menabrak Mobil Polisi

TAPANULI UTARA - Satuan Reserse Narkotika Polres Tapanuli Utara (Taput) berhasil meringkus dua pengguna Narkotika. Sebelun ditangkap tersangka sempat melarikan diri dengan nek

Polres Metro Bekasi Kota di Demo Karena Terduga Pelaku Pengeroyokan Belum Tertangkap

KOTA BEKASI - Puluhan pemuda yang tergabung dari beberapa organisasi kepemudaan terlibat aksi saling dorong dengan kepolisian saat lakukan demo di depan kantor Polres Metro Be

Lima Pelaku Penyelewengan Solar Subsidi di Taput Diboyong ke Poldasu

TARUTUNG - Diduga digunakan untuk kebutuhan alat berat ataupun industri, lima pelaku penyelewengan BBM jenis Solar Subsidi ditangkap Tim gabungan Ditreskrimsus Polda Sumut dan