Ketua DPRD Kota Bekasi Choiruman J. Putro. PALAPAPOS/Nuralam

BEKASI - Ketua DPRD Kota Bekasi Choiruman J Putro menyesalkan adanya dugaan pungutan pembuatan surat keterangan kematian di kantor Kelurahan Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi.

Kepada palapapos.co.id, Choiruman mendesak agar lurah dan OPD terkait mendalami masalah tersebut dan menindak oknum yang melakukan pungutan tersebut.

"Inspektorat, BKPPD, Camat maupun Lurah bebagaig atasan langsung harus bertanggungjawab terhadap penyimpangan ini, bila benar terjadi," jelas Choiruman saat dikonfirmasi, Senin (13/1/2020).

Politisi asal Partai Keadilan Sejahtera ini menyebut tindakan tersebut bertentangan dengan sisi kemanusiaan dan keadilan sebagaimana tertuang dalam Pancasila.

"Ini akan kita verifikasi kebenarannya, karena sangat mengganggu rasa kemanusiaan dan keadilan kita. Di tengah suasana duka, kita justru sangat menyayangkan bila ada pihak yang mencari kesempatan dibalik kedukaan orang lain," tandasnya.

Diberitakan sebelumnya, Lagi kondisi berduka, Hardi (45) mengurus kelengkapan administrasi berupa Surat Keterangan (Suket) Kematian di Kelurahan Margahayu, Bekasi Timur, Kota Bekasi, terpaksa merogoh kocek sebesar Rp 550 ribu agar pihak Kelurahan mengeluarkan surat yang akan dipergunakan untuk mengklaim asuransi Jasa Raharja kematian anaknya.

Hardi, warga RT002/006, kehilangan anaknya karena meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas di wilayah Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi pada bulan Desember 2019.

"Karena diminta, dan saya butuh untuk klaim asuransi, ya mau gak mau saya bayar," ungkap Hardi, Senin (13/1/2020).

Dia mengatakan, salah seorang staf Kelurahan yang memintanya untuk membayar biaya tersebut.

"Saya lupa namanya, cuma biayanya segitu," kata Hardi.(lam) 

Baca Juga: Pengakuan Warga, Bikin Suket Kematian Dibanderol Rp 550 Ribu di Kelurahan Margahayu.

Comments

Leave a Comment

Berita Lainnya

PT. Mahaka Visual Indonesia Siap-siap Dipanggil Disnaker

KABUPATEN BEKASI - Setelah sekian lama tidak ada kejelasan mengenai kasus dugaan pemutusan sepihak terhadap karyawan Go Wet Waterpark, Dinas

Ampun... Solihin Ditinggal Kader PPP Dukung Paslon Tri Adhianto- Harris

KOTA BEKASI – Kader dan pengurus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menyampaikan selamat tinggal kepada Ketua DPC Solihin saat ini mencalonkan diri jadi wakil walikota n

Usai Deklarasi, Tri Adhianto Kunjungi Warga Terkena Banjir

KOTA BEKASI - Masyarakat Bekasi Jaya, Kota Bekasi, resmi menyatakan dukungan untuk pasangan calon Wali Kota Bekasi dan Wakil Wali Kota Bekasi nomor 3, Tri Adhianto dan Abdul H

Calon Wali Kota Tri Adhianto Wakafkan Tanah untuk Gedung Aswaja Center

KOTA BEKASI - Dalam rangka mempererat tali silaturahmi dengan warga dan komunitas, calon Wali Kota Bekasi nomor urut 3 Tri Adhianto menghadiri pengajian Ahlussunnah wal Jama&#

Tri Adhianto Tegaskan Komitmen Birokrasi Bebas dari Korupsi dan Tepis Tudingan Tak Berdasar

KOTA BEKASI - Calon Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, menegaskan tekadnya membangun Kota Bekasi yang bersih, transparan, dan bebas dari korupsi.

<

KPU Kabupaten Bekasi Akan Gelar Debat Kandidat

KABUPATEN BEKASI - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bekasi akan menggelar debat kandidat Calon Bupati pada Minggu (3/11/2024) mendatang.