Ketua DPRD Taput Poltak Pakpahan tidak setuju Festival Danau Toba ditiadakan ataupun diganti namanya. PALAPA POS/Alpon Situmorang

TAPANULI UTARA – Ketua DPRD Taput Poltak Pakpahan menegaskan event tahunan Festival Danau Toba 2020 harus tetap diagendakan karena event tahunan se-kawasan Danau Toba itu telah ada sejak dulu sebelum silih berganti nama.

“Sangat disayangkan pernyataan Pak Gubernur yang menyebutkan FDT tidak punya manfaat dan hanya pesta-pesta saja. Padahal FDT salah satu cara menampilkan budaya Batak untuk memancing minat wisatawan datang ke Danau Toba," kata Poltak Pakpahan, Selasa (14/1/2020.

Menurut politisi PDI Perjuangan itu, jika Festival Danau Toba ditiadakan sangat kontradiksi dengan program Presiden Jokowi percepatan 10 destinasi super pariwisata salah satunya Danau Toba.

“Kalau FDT dihapus, atau tidak dianggarkan. Apalagi event yang dilakukan, kalau dirubah namanya ataupun diganti kontent FDT tentunya tidak mengedepankan nilai budaya yang hendak dijual disana," tegas Poltak yang juga Sekretaris DPC PDIP Taput tersebut.

Yang tepat menurut, anggota DPRD tiga periode tersebut kemasannya diubah serta dilibatkan Kabupaten se-kawasan Danau Toba.

“Kita pernah jadi tuan rumah FDT 2016, kita buat di Muara dan ternyata sukses serta ramai dikunjungi. Artinya, kita libatkan semua elemen bahkan Kepala Desa ikut berpartisipasi, itulah yang harus dipelajari Kadis Pariwisata Sumut," tambahnya.

Bila perlu kata Poltak, sejak awal Pemkab ikut dilibatkan memberi ide atau mengemas FDT sehingga tidak monoton maupun membosankan.

“Berikan masukan yang baik buat pimpinan, kalau sepi atau tidak greget, berarti ada kurang. Ibarat masakan kalau hambar ada yang perlu ditambahi sehingga enak dimakan. Itulah yang perlu digali dengan melibatkan Kepala Daerah ataupun DPRD setempat, bukan sebaliknya ditiadakan," pungkasnya. (als)

Baca Juga: Politisi Senayan Sukur Nababan Angkat Bicara Terkait Rencana Pembatalan FDT Oleh Gubernur Sumut

Baca Juga: Setelah Bupati Taput, Bupati Humbahas Dosmar Bersikap Terkait Niat Gubernur Sumut Tiadakan FDT 2020

Baca Juga: Bupati Taput Tolak Ditiadakan Festival Danau Toba

Comments

Leave a Comment

Berita Lainnya

Pj Bupati Taput Bebaskan Sementara Indra Simaremare dari Jabatan Sekda, BKN Sebut Tidak Sesuai Prose

TARUTUNG - Penjabat (Pj) Bupati Tapanuli Utara (Taput) bertindak tidak sesuai aturan dalam membuat keputusan pembebasan sementara Indra Simaremare dari tugas jabatannya sebaga

Ketua LADN Taput Desak Polisi Ungkap Penyebar Foto Porno Bermotif Menjatuhkan Nama Satika Simamora

TARUTUNG - Beredar selebaran foto - foto porno di Kecamatan Sipahutar dan mungkin didesa lainnya, yang disebarkan orang-orang tidak bertanggungjawab yang diduga bermotif untuk

Viral Kapolsek Pahae Jae Diduga Bahas Pemenangan Cabup Taput, Polda Sumut Tegaskan Polri Harus Netra

MEDAN - Juru bicara Kepolisian Daerah Sumatera Utara, Kombes Pol Hadi Wahyudi dengan tegas menyatakan bahwa Polri netral di dalam Pilkada serentak 2024.

Viral...Kapolsek Dan Danramil Pahae Jae, DPRD Terpilih, Kades Bertemu Bahas Pemenangan Cabup Taput

TARUTUNG - Viral di media sosial melalui postingan sejumlah akun facebook yang menyebutkan oknum Kapolsek Pahae Jae, Danramil Pahae Jae bersama dengan  DPRD Terpilih dari

Resmi Dilantik, 700 Orang Tim Pemenangan dan Relawan se-Kecamatan Muara Siap Menangkan Satika -Sarla

MUARA - Tim Pemenangan Bakal Calon Bupati-Wakil Bupati Tapanuli Utara (Taput) Satika Simamora -Sarlandy Hutabarat pada perhelatan Pilkada Taput 2024 semakin mantap meraih keme

Warga Purbatua Ingin Satika Simamora -Sarlandy Hutabarat Lanjutkan Pembangunan Mantan Bupati Nikson

PURBATUA - Warga masyarakat di Kecamatan Purbatua, Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), menginginkan program-program pembangunan pada masa pemerintahan mantan Bupati Taput Nikson