Laporan Polisi di Polsek Bekasi Timur, Kota Bekasi. PALAPA POS/Nuralam

BEKASI - Korban dugaan penipuan dan penggelapan mobil, Dimas Robby menyesalkan laporannya di Polsek Bekasi Timur mandek hingga kini. Padahal, menurut Dimas, dirinya membuat laporan kepolisian sejak 17 Februari 2018.

"Saya buat laporan sejak Februari 2018 lalu. Tapi sampai saat ini belum jelas tindak lanjutnya dari kepolisian," kata Dimas kepada media, Kamis (16/1/2020).

Menurut Dimas, lambatnya pengusutan kasus oleh pihak kepolisian hingga tidak menemukan titik terang membuat dirinya mengalami kerugian.

"Saya yakin pelaku berkeliaran di wilayah Kota Bekasi. Seharusnya kepolisian menangkapnya, karena keterangan dan bukti-bukti yang dibutuhkan sudah diserahkan," tegas Dimas.

Kronologi kasus dijelaskan Dimas terjadi pada tahun 2017. Saat itu, Dimas hendak meminjam uang kepada Reza (Terlapor) dengan jaminan sebuah mobil Nissan Serena Nopol B 1232 KYD. Transaksi, lanjutnya terjadi di wilayah Kemang Pratama, Kecamatan Rawalumbu.

"Awalnya saya pinjam uang, dengan jaminan mobil saya. Pas transaksi di Kemang, Reza bawa teman bernama Yongki, lalu kita sepakat uang akan saya kembalikan dua bulan lagi. Setelah dua bulan, saya  mau tebus mobil saya tetapi Reza berkelit terus sampai akhirnya Februari 2018 saya buat laporan kepolisian," urainya.

Dimas berharap, pihak kepolisian kooperatif dalam menjalankan tugas dan menangkap para pelaku. Jika tidak, kata Dimas, ia akan melaporkan mandeknya kasus tersebut ke pihak kepolisian yang lebih tinggi.

"Iya, nanti kalau masih belum jelas, saya mau laporkan kejenjang kepolisian yang lebih tinggi," tegasnya.

Dari informasi yang diperoleh palapapos.co.id, Reza Imam diketahui adalah anak Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kota Bekasi Periode 2019-2024 bernama Puspa Yani.

Sementara, Kapolsek Bekasi Timur, Sutoyo mengaku belum mengetahui persis duduk permasalahan serta laporan yang dibuat. Sebab, Sutoyo mengklaim dirinya baru menjabat dua bulan sebagai Kapolsek.

"Saya belum tahu persis. Besok ke kantor saja, nanti saya ketemukan dengan Kanit yang menangani," kata Sutoyo saat ditemui di DPRD Kota Bekasi, Kamis (16/1/2020) siang. (lam)

Comments

Leave a Comment

Berita Lainnya

Pasar Tradisional Tarutung Terbakar, Ratusan Kios Dilahap Si Jago Merah

TAPANULI UTARA - Ratusan kios yang berlokasi di pasar tradisional tarutung ludes di lahap sijago merah pukul 21.30 wib pada Minggu (7/4/2024) kemarin.

Gudang Amunisi di Kota Bekasi Terbakar, Penyebab Belum Diketahui

KOTA BEKASI - Nahas, gudang amunisi Artileri Medan (Armed) yang berlokasi di wilayah Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi terbakar dan menimbulkan ledakan cuku

Polda Metro Jaya Geledah Rumah Ketua KPK Firli Bahuri di Bekasi

KOTA BEKASI - Polda Metro Jaya menggeledah rumah Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri di Villa Galaxy, Jaka Setia, Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Jawa Barat, Ka

Polisi Lakukan Otopsi Pastikan Penyebab Kematian WNA Asal China di Mess PT. NH

TAPANULI UTARA - Untuk memastikan penyebab kematian warga negara asing (WNA) asal China bernama Dong Bo (51) di mess PT NH, Kelurahan Onan Hasang, Kecamatan Pahae Julu, Tapanu

Pemandian Air Soda Tarutung Akan Naik Kelas

TAPANULI UTARA - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif akan memprioritaskan pengembangan destinasi wisata Air Soda terletak di Desa Parbubu I Kecamatan Tarutung.

Tabrakan Dengan Truk, Mahasiswa Pengendara Sepeda Motor Meninggal

TAPANULI UTARA - Diduga akibat kurang hati-hati saat mengendara sepeda motor, seorang mahasiswa IAKN Tarutung tewas mengenaskan akibat Lakalantas di lokasi kejadian pasca tabr