Kapolsek Bekasi Timur, Kompol Sutoyo berbincang dengan dua korban dugaan penggelapan mobil yang melibatkan anak Ketua Fraksi Gerindra Kota Bekasi Puspa Yani, di Media Center DPRD Kota Bekasi, Senin (20/1/2020). PALAPAPOS/Nuralam

BEKASI - Kapolsek Bekasi Timur Kompol Sutoyo akan tetap melanjutkan kasus dugaan penggelapan mobil Dimas Robby dan Aditya Nugraha yang diduga digelapkan Reza Imam, anak ketua Fraksi Gerindra Kota Bekasi Puspa Yani.

"Kita tetap akan lanjutkan kasus tersebut. Tapi saya minta korban untuk melaporkan kembali serta menyerahkan bukti kepemilikannya," ujar Kapolsek, Senin (20/1/2020) saat berbincang dengan korban penggelapan dan awak media di DPRD Kota Bekasi, Jalan Chairul Anwar, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi.

Menurutnya, berkas laporan Dimas Robby tahun 2018 tidak lengkap, bukti kendaraannya tidak berbentuk BPKB, sehingga untuk menindaklanjutinya kurang alat bukti.

Sutoyo menuturkan, jika kurang alat bukti pasti akan menyulitkan pihak kepolisian untuk menindaklanjuti hingga ke pengadilan.

"Saya minta besok korban penggelapan melaporkan kembali membawa BPKB kendaraannya yang asli, biar bisa kita lanjuti kasusnya," ucapnya.

Kendati demikian, dirinya ingin pelapor secepatnya memberikan bukti kepemilikan mobil tersebut agar segera ditindaklanjuti pihak kepolisian.

"Kita tunggu besok pelapor agar melaporkan kembali, tapi harus bawa bukti dan memberikan keterangan yang valid, biar kasus cepat selesai," ungkapnya.

Pada kesempatan yang sama, korban penggelapan saat mengadukan laporannya Dimas Robby dan Aditya Nugraha mengakui, ingin secepatnya memberikan bukti kepemilikannya kepada kepolisian.

"Besok saya dan teman saya akan melaporkan kembali dan membawa bukti kendaraan kepemilikan saya. Secapatnya saya akan serahkan bukti kendaraan saya," tukasnya. (lam)

Baca Juga: Diduga Mandek, Pelapor Sesalkan Polsek Bekasi Timur

Comments

Leave a Comment

Berita Lainnya

Pasar Tradisional Tarutung Terbakar, Ratusan Kios Dilahap Si Jago Merah

TAPANULI UTARA - Ratusan kios yang berlokasi di pasar tradisional tarutung ludes di lahap sijago merah pukul 21.30 wib pada Minggu (7/4/2024) kemarin.

Gudang Amunisi di Kota Bekasi Terbakar, Penyebab Belum Diketahui

KOTA BEKASI - Nahas, gudang amunisi Artileri Medan (Armed) yang berlokasi di wilayah Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi terbakar dan menimbulkan ledakan cuku

Polda Metro Jaya Geledah Rumah Ketua KPK Firli Bahuri di Bekasi

KOTA BEKASI - Polda Metro Jaya menggeledah rumah Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri di Villa Galaxy, Jaka Setia, Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Jawa Barat, Ka

Polisi Lakukan Otopsi Pastikan Penyebab Kematian WNA Asal China di Mess PT. NH

TAPANULI UTARA - Untuk memastikan penyebab kematian warga negara asing (WNA) asal China bernama Dong Bo (51) di mess PT NH, Kelurahan Onan Hasang, Kecamatan Pahae Julu, Tapanu

Pemandian Air Soda Tarutung Akan Naik Kelas

TAPANULI UTARA - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif akan memprioritaskan pengembangan destinasi wisata Air Soda terletak di Desa Parbubu I Kecamatan Tarutung.

Tabrakan Dengan Truk, Mahasiswa Pengendara Sepeda Motor Meninggal

TAPANULI UTARA - Diduga akibat kurang hati-hati saat mengendara sepeda motor, seorang mahasiswa IAKN Tarutung tewas mengenaskan akibat Lakalantas di lokasi kejadian pasca tabr