Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi menggelar rapat bersama MUI, DMI dan unsur Forkopimda membahas pembatasan aktivitas di rumah ibadah selama dua pekan. PALAPAPOS/Nuralam

BEKASI - Ketua Majelis Ulama Indonesia Kota Bekasi, Mir'an Syamsuri bersama Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi didampingi Kapolres Metro Bekasi, Dandim 0507 Bekasi dan Ketua DMI Kota Bekasi mengimbau warga Kota Bekasi menghormati keputusan Pemerintah bersama MUI terkait penyetopan sholat Jumat 2 minggu ke depan. Ketua MUI beserta Pengurus MUI menilai saat ini situasi Kota Bekasi sudah siaga virus Corona (COVID-19).

"Kepada saudara-saudara, khususnya umat Islam di Kota Bekasi, karena saat ini Kota Bekasi dalam kondisi siaga Covid 19, dengan terjadinya penyebaran virus Corona yang sudah amat dahsyat, karena itu sesuai fatwa MUI Nomor 14 Tahun 2020 bahwa untuk pelaksanaan ibadah secara berjemaah, untuk saat ini diharapkan supaya melaksanakan di kediaman masing-masing," kata Mir'an Syamsuri saat konferensi pers di Pendopo Wali Kota Bekasi, Jalan Ahmad Uani, Bekasi Selatan, Jumat (20/3/2020).

"Kita bertawakal pada Allah dari segala musibah yang ada. Namun ikhtiar merupakan kewajiban kita, maka Pemerintah Kota Bekasi berharap agar kita sebagai warganya aman, dan selamat dari keadaan yang sangat mengkhawatirkan saat ini," lanjutnya.

Ia juga mengimbau seluruh ulama dan tokoh agama lain memberi edukasi ke masyarakat agar mengerti akan situasi saat ini.

"Atas nama MUI kepada seluruh umat Islam yang ada, para tokoh, para ulama, agar menunda setiap kegiatan-kegiatan yang sifatnya jamaah, baik di masjid, di majelis taklim, dan tempat-tempat lainnya dalam rangka menjaga masyarakat kita, dan supaya kita diselamatkan oleh Allah SWT," ucapnya.

Sebelumnya, saat rapat bersama para ulama, Jumat (20/3/2020) pagi, segenap pihak menyepakati kegiatan keagamaan yang sifatnya berkumpul untuk ditunda dua minggu ke depan.

"Kita menyepakati tadi bahwa kegiatan peribadatan yang diselenggarakan secara bersama-sama di rumah ibadah ditunda hingga kondisi memungkinkan. Nanti kita pantau kondisinya dua minggu lagi," ujar Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi.

Ditempat yang sama, Ketua Dewan Masjid Indonesia, Provinsi Jawa Barat, Ahmad Sidiq juga mengimbau agar umat muslim untuk menyelenggarakan kegiatan ibadah di rumah dan mentaati keputusan bersama Pemerintah dan MUI.

"Untuk melaksanakan di rumah, karena harus menjaga kesehatan. Ini harus ditaati," kata Ahmad Sidiq. (lam)

Baca Juga: Anggota DPR Dari PDIP Sukur Nababan Kunjungi Pantai Muaragembong

Baca Juga: Cegah Penyebaran Covid 19, THM di Kota Bekasi Diminta Tutup

Baca Juga: Supermarket di Kota Bekasi Mulai Batasi Pembelian Bahan Pokok

Comments

Leave a Comment

Berita Lainnya

PT. Mahaka Visual Indonesia Siap-siap Dipanggil Disnaker

KABUPATEN BEKASI - Setelah sekian lama tidak ada kejelasan mengenai kasus dugaan pemutusan sepihak terhadap karyawan Go Wet Waterpark, Dinas

Ampun... Solihin Ditinggal Kader PPP Dukung Paslon Tri Adhianto- Harris

KOTA BEKASI – Kader dan pengurus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menyampaikan selamat tinggal kepada Ketua DPC Solihin saat ini mencalonkan diri jadi wakil walikota n

Usai Deklarasi, Tri Adhianto Kunjungi Warga Terkena Banjir

KOTA BEKASI - Masyarakat Bekasi Jaya, Kota Bekasi, resmi menyatakan dukungan untuk pasangan calon Wali Kota Bekasi dan Wakil Wali Kota Bekasi nomor 3, Tri Adhianto dan Abdul H

Calon Wali Kota Tri Adhianto Wakafkan Tanah untuk Gedung Aswaja Center

KOTA BEKASI - Dalam rangka mempererat tali silaturahmi dengan warga dan komunitas, calon Wali Kota Bekasi nomor urut 3 Tri Adhianto menghadiri pengajian Ahlussunnah wal Jama&#

Tri Adhianto Tegaskan Komitmen Birokrasi Bebas dari Korupsi dan Tepis Tudingan Tak Berdasar

KOTA BEKASI - Calon Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, menegaskan tekadnya membangun Kota Bekasi yang bersih, transparan, dan bebas dari korupsi.

<

KPU Kabupaten Bekasi Akan Gelar Debat Kandidat

KABUPATEN BEKASI - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bekasi akan menggelar debat kandidat Calon Bupati pada Minggu (3/11/2024) mendatang.