Anggota DPRD Kota Bekasi, Nicodemus Godjang bersama Anggota DPR RI Sukur Nababan saat menyerahkan sembako bagi tokoh agama Kota Bekasi, Sabtu (11/4/2020). PALAPAPOS/Nuralam

BEKASI - Anggota DPRD Kota Bekasi, Nicodemus Godjang meminta seluruh elemen masyarakat waspadai kriminalitas di tengah mewabahnya Virus Corona (Covid-19).

"Saya lihat sudah terjadi perampokan, pencurian motor dan kriminal lainnya. Ini perlu diwaspadai oleh pihak kepolisian dan aparatur keamanan lainnya," ungkap Nico disela penyerahan sembako bagi tokoh agama Kota Bekasi, Sabtu (11/4/2020).

Mengenai tindakan kriminal yang terjadi, diakui Nico sebagai bentuk kepanikan masyarakat menghadapi pembatasan sosial guna memutus mata rantai Covid-19. Namun begitu, politisi PDIP itu meminta semua pihak dapat mengantisipasinya, terutama aparatur keamanan dan Pemerintah setempat.

"Ini situasi serba sulit, masyarakat diminta untuk bertahan diri di rumah. Tetapi Pemerintah tidak sanggup memenuhi semua kebutuhan selama penerapan pembatasan sosial ini. Saya kira ini harus menjadi pertimbangan Pemerintah dalam menerapkan kebijakan, sehingga saat masyarakat di rumah, mereka tercukupi kebutuhan pokoknya," ujar Nico.

Dikatakannya, dampak kriminalitas akan memuncak setelah pembatasan sosial berjalan satu bulan kedepan. Implikasi tersebut terjadi, karena terciptanya pengangguran massal dan kesulitan ekonomi masyarakat.

"Dikhawatirkan daya tahan masyarakat ekonominya dibawah rata-rata memicu terjadinya kriminalitas. Bisa saja tindakan ini muncul sebulan atau tiga bulan kedepan karena terjadi krisis ekonomi keluarga," ulas Nico.

Oleh karena itu, Nico menganjurkan Pemerintah dan aparatur keamanan melakukan tindakan preventif serta mengedukasi masyarakat agar menyadari situasi saat ini.

"Tindakan preventif tidak hanya dilakukan kepolisian, tetapi juga seluruh elemen masyarakat. Semua warga harus bisa menjadi polisi bagi diri sendiri maupun keluarga. Para ketua lingkungan dan tokoh masyarakat saling membantu memberikan edukasi membangun kesadaran masyarakat. Ini musibah bersama, bukan keinginan pemerintah, jadi tidak ada yang perlu disalahkan," imbuhnya.

Selain itu, Nico mengajak seluruh warga agar mematuhi imbauan Pemerintah, seperti social distancing, disiplin dan tertib serta menjaga diri untuk mengurangi aktivitas di luar rumah.

"Penyebaran virus Corona tidak bisa terdeteksi tapi kita bisa memutus mata rantainya. Ayo kita jaga diri dengan mengikuti apa yang dianjurkan Pemerintah. Kita yakin musibah ini akan segera berakhir," kata Nico. (lam)

Comments

Leave a Comment

Berita Lainnya

PT. Mahaka Visual Indonesia Siap-siap Dipanggil Disnaker

KABUPATEN BEKASI - Setelah sekian lama tidak ada kejelasan mengenai kasus dugaan pemutusan sepihak terhadap karyawan Go Wet Waterpark, Dinas

Ampun... Solihin Ditinggal Kader PPP Dukung Paslon Tri Adhianto- Harris

KOTA BEKASI – Kader dan pengurus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menyampaikan selamat tinggal kepada Ketua DPC Solihin saat ini mencalonkan diri jadi wakil walikota n

Usai Deklarasi, Tri Adhianto Kunjungi Warga Terkena Banjir

KOTA BEKASI - Masyarakat Bekasi Jaya, Kota Bekasi, resmi menyatakan dukungan untuk pasangan calon Wali Kota Bekasi dan Wakil Wali Kota Bekasi nomor 3, Tri Adhianto dan Abdul H

Calon Wali Kota Tri Adhianto Wakafkan Tanah untuk Gedung Aswaja Center

KOTA BEKASI - Dalam rangka mempererat tali silaturahmi dengan warga dan komunitas, calon Wali Kota Bekasi nomor urut 3 Tri Adhianto menghadiri pengajian Ahlussunnah wal Jama&#

Tri Adhianto Tegaskan Komitmen Birokrasi Bebas dari Korupsi dan Tepis Tudingan Tak Berdasar

KOTA BEKASI - Calon Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, menegaskan tekadnya membangun Kota Bekasi yang bersih, transparan, dan bebas dari korupsi.

<

KPU Kabupaten Bekasi Akan Gelar Debat Kandidat

KABUPATEN BEKASI - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bekasi akan menggelar debat kandidat Calon Bupati pada Minggu (3/11/2024) mendatang.