Ilustrasi. PALAPAPOS/Istimewa

BEKASI - Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi menegaskan tidak bisa menunda atau membatalkan bantuan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat bagi warga terdampak Covid-19, karena hal tersebut menjadi wewenang dari Gubernur Jawa Barat.

"Tidak bisa menunda kecuali Gubernur Jawa Barat," katanya saat dikonfirmasi, Senin (20/4/2020).

Adapun desakan penundaan sendiri, sebelumnya dilontarkan Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Waras Wasisto, akibat banyaknya keluhan warga yang tidak menerima bantuan. Padahal, masing-masing Ketua RT di wilayah sudah mendata sesuai KTP dan KK.

Selain desakan penundaan, banyak Ketua RT yang menolak menerima bantuan sembako dari Pemerintah Kota Bekasi. Menurut Wali Kota, ketua lingkungan atau warga yang menolak bantuan pemerintah diminta membuat berita acara di kelurahan masing-masing.

"Kalau dari kota, jika masyarakat tidak mau menerima, bisa di BA lurah dan dilaporkan, nanti diberikan (sembako) kepada yang berhak menerima," katanya.

Terpisah, Ketua RT 005 RW 018 Kelurahan Jakasetia, Kecamatan Bekasi Selatan, Nuramin mengeluhkan bantuan sembako dari Pemerintah Kota Bekasi.

Menurutnya, warga di lingkungannya yang menerima hanya sedikit, padahal rata-rata ekonomi warga RT 005 menengah ke bawah. "Kita bingung bagi ke warganya, kuota yang dikasih sedikit, gak sesuai yang kita usulkan," ujar Nuramin.

Sebelumnya, Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Waras Wasisto mendesak pendistribusian bantuan sosial (sembako) kepada masyarakat Kota Bekasi ditunda.

"Sebaiknya ditunda dulu pendistribusian kepada warga sampai validasi data dilakukan Pemerintah Kota Bekasi," ujar Waras Wasisto saat membagikan masker dan susu kepada pengendara yang melintas di pertigaan Lampu Merah Pekayon, Bekasi Selatan, Minggu (19/4/2020).

Usulan penundaan, menurut Waras, agar tidak terjadi polemik di tengah masyarakat. Sebab, Waras mengaku banyak keluhan disampaikan masyarakat menyusul tidak meratanya pembagian bantuan sosial dari Pemprov Jabar.

"Biar tidak terjadi gejolak di tengah masyarakat, saya minta ditunda. Pemkot harus segera memfaktualkan data, sehingga seluruh warga ke bagian bantuan sosial secara merata," tegasnya. (lam)

Baca Juga: Anggota DPRD Jabar Minta Tunda Pendistribusian Bansos di Kota Bekasi

Comments

Leave a Comment

Berita Lainnya

PT. Mahaka Visual Indonesia Siap-siap Dipanggil Disnaker

KABUPATEN BEKASI - Setelah sekian lama tidak ada kejelasan mengenai kasus dugaan pemutusan sepihak terhadap karyawan Go Wet Waterpark, Dinas

Ampun... Solihin Ditinggal Kader PPP Dukung Paslon Tri Adhianto- Harris

KOTA BEKASI – Kader dan pengurus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menyampaikan selamat tinggal kepada Ketua DPC Solihin saat ini mencalonkan diri jadi wakil walikota n

Usai Deklarasi, Tri Adhianto Kunjungi Warga Terkena Banjir

KOTA BEKASI - Masyarakat Bekasi Jaya, Kota Bekasi, resmi menyatakan dukungan untuk pasangan calon Wali Kota Bekasi dan Wakil Wali Kota Bekasi nomor 3, Tri Adhianto dan Abdul H

Calon Wali Kota Tri Adhianto Wakafkan Tanah untuk Gedung Aswaja Center

KOTA BEKASI - Dalam rangka mempererat tali silaturahmi dengan warga dan komunitas, calon Wali Kota Bekasi nomor urut 3 Tri Adhianto menghadiri pengajian Ahlussunnah wal Jama&#

Tri Adhianto Tegaskan Komitmen Birokrasi Bebas dari Korupsi dan Tepis Tudingan Tak Berdasar

KOTA BEKASI - Calon Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, menegaskan tekadnya membangun Kota Bekasi yang bersih, transparan, dan bebas dari korupsi.

<

KPU Kabupaten Bekasi Akan Gelar Debat Kandidat

KABUPATEN BEKASI - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bekasi akan menggelar debat kandidat Calon Bupati pada Minggu (3/11/2024) mendatang.