Warga penyandang disabilitas saat menerima paket sembako dari Ketua TP PKK Satika Nikson Nababan boru Simamora. PALAPAPOS/Alpon Situmorang

TAPANULI UTARA - Bantuan sembako yang disalurkan Satika Nikson Nababan boru Simamora dan para dokter spesialis di Tarutung ternyata turut menyentuh penyandang disabilitas, yang juga termasuk warga terdampak Covid-19 di Tapanuli Utara.

Salah seorang penyandang tunanetra,  Meri Silitonga (40) merasakan bantuan paket sembako berupa beras 5 Kg, telur ayam satu papan, minyak goreng, gula, masker dan handsanitizer, Senin (27/4/2020) kemarin.

Warga Desa Sipahutar III yang tinggal menumpang dengan abangnya Baktiar Silitonga itu, merasa bersyukur dan hanya bisa merasakan kebaikan istri Bupati tersebut. Hanya kata ucapan terima kasih yang bisa disampaikannya akibat kebutaan yang disandangnya sejak kelas III SD.

Sementara itu, sang Abang Baktiar Silitonga (64) juga mengucapkan terima kasih atas perhatian dan bantuan Sembako dari Satika Simamora. "Terima kasih Bu, kami doakan Bapak dan Ibu Bupati sehat dan kuat dalam memimpin Taput dan musibah wabah corona lenyap dari muka bumi," pintanya.

Tidak hanya menyasar penyandang disabilitas, lansia yang kehidupannya morat marit pun ikut tersentuh. "Terima kasih bu, kami sangat kesulitan akibat wabah corona ini. Semoga hilang dari Taput, sehingga kami tidak dilanda ketakutan akibat corona," tutur Poibe Simanjuntak, nenek berusia 71 tahun tersebut.

Masih di seputaran kecamatan Sipahutar, bantuan dari Satika juga turut dirasakan penyandang cacat dan penderita stroke. Salah seorang penderita stroke bernama mamak Anugrah boru Daeli, dengan kondisi penyakit tersebut hanya bisa terbata-bata menyampaikan ucapan terima kasih.

Dibantu suaminya bermarga Silitonga, penduduk Dusun Dano Ganjang Desa Sipahutar III tersebut menerima paket sembako yang diserahkan Satika Simamora. "Ini dari saya sendiri ya dan juga dokter spesialis yang bertugas di Tarutung. Semoga bermanfaat, jaga imunitas tubuh, gunakan masker dan tetap dirumah bila tidak ada keperluan mendesak," pungkasnya.

Sementara itu, tokoh pemuda Kecamatan Sipahutar Sofian Lumbamtobing, yang turut mendampingi rombongan Ketua TP PKK tersebut mengatakan, bantuan sembako khusus diarahkan bagi masyarakat terdampak Covid-19. "Ada yang penarik becak dan supir yang tidak menerima PKH serta penyandang disabilitas," ungkapnya.

Lebih lanjut, Sofian meyakini, bantuan sembako itu sangat dibutuhkan penerima. "Mereka penerima warga terdampak dan sangat membutuhkan bantuan tersebut. Kami sangat mengapresiasi turunnya Ibu Bupati dan menyalurkan sembako dari pintu ke pintu," pungkasnya. (als)

Comments

Leave a Comment

Berita Lainnya

Rombongan Satika - Sarlandi Diumpat Dengan Kata Kotor dan Diduga Akan Diserang, Bentrok Pun Terjadi

TARUTUNG - Polres Tapanuli Utara (Taput) diminta mengusut tuntas dalang atau aktor intelektual dibalik kerusuhan di Kecamatan Simangumban dan Pahae Jae, Kabupaten Tapanuli Uta

Satika Desak Polres Taput Tangkap Pelaku Penyebaran Selebaran Pornografi Untuk Memfitnahnya

TAPANULI UTARA -  Calon Bupati Tapanuli Utara (Taput), Satika Simamora, mendesak Polres Taput segera menangkap terduga pelaku penyebaran selebaran fornografi hoaks yang d

Masyarakat Purbatua Kepemimpinan Nikson Nababan Perlu Dilanjutkan Satika- Sarlandy

TAPANULI UTARA — Kepemimpinan Nikson Nababan sebagai Bupati Tapanuli Utara (Taput) dianggap perlu dilanjutkan oleh sosok bersih, jujur, dan peduli terhadap masyarakatnya

Tokoh Agama Serukan Agar Masyarakat Menjaga Pilkada Tapanuli Utara Berjalan Dama

TAPANULI UTARA - Menjelang Pilkada  tahun 2024 di Tapanuli Utara yang ikuti 2 (dua) pasangan calon, yaitu Satika-Simamora - Sarlandy Hutabarat dengan nomor urut 1 (satu)

Sukur Nababan: Kabupaten Taput Harus Dipimpin Sosok Bersih dan Jujur

TAPANULI UTARA— Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Sukur H Nababan, memimpin langsung pemenangan pasangan Calon Bupati dan Wa

Kapolri Harus Turun Tangan, Peredaran Narkoba di Taput Semakin Resahkan Masyarakat

TARUTUNG — Peredaran narkotika beberapa tahun belakangan ini semakin mengkhawatirkan di Kabupaten Tapanuli Utara (Taput). Warga menyebut, salah satu bandar narkoba terbe