DPRD Kota Bekasi menggelar rapat finalisasi PPDB Online bersama Dinas Pendidikan, Selasa (19/5/2020). PALAPAPOS/Nuralam

BEKASI - Ketua Komisi IV DPRD Kota Bekasi Sardi Effendi meminta Dinas Pendidikan menambah jalur afirmasi pada pelaksanaan PPDB Online 2020 sebanyak 25 persen.

Penambahan tersebut dijelaskan Sardi, karena jumlah masyarakat tidak mampu semakin bertambah seiring dengan mewabahnya Covid-19.

"Penambahan jalur afirmasi karena banyaknya masyarakat terdampak Covid-19 sesuai Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS)," ucap Sardi usai melakukan rapat finalisasi PPDB Online bersama Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Selasa (19/5/2020).

Sardi mengungkapkan, dalam rapat tersebut, Dinas Pendidikan membeberkan mengadopsi DTKS yang diperoleh dari Dinas Sosial. Karena itu, pihaknya mengusulkan, mekanisme penerimaan jalur afirmasi cukup dengan menunjukkan Kartu Indonesia Pintar dan sejenisnya.

"Justru karena basis datanya ke DTKS, makanya kita sarankan dikaji kembali oleh Disdik, cukup mengadopsi dari jenis kartu yang ada seperti KIP, PKH, KKS dan lainnya. Jadi melalui kartu tersebut saja sudah cukup sebagai bukti masuk melalui jalur afirmasi bagi masyarakat tidak mampu," paparnya.

Sardi berharap, dengan finalisasi PPDB Online, memudahkan mekanisme ditempuh masyarakat yang ingin mendaftarkan anak didiknya sesuai dengan jalur yang tersedia.

"Ada empat jalur penerimaan, jalur zonasi 50 persen, afirmasi 25 persen, prestasi 20 persen dan jalur perpindahan 5 persen. Ini yang kita rumuskan bersama. Kita harap masyarakat tahu mekanisme cara pendaftaran online di masa Covid-19," pungkasnya.

Di tempat sama, Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Inayatullah menyatakan setuju dengan usulan Komisi IV DPRD Kota Bekasi mengenai penambahan jalur afirmasi.

Inayatullah menjelaskan, dalam pelaksanaan PPDB Online, mengacu regulasi tetap yakni Permendikbud Nonor 44 Tahun 2019 dan SE Nomor 4 Tahun 2020 untuk pelaksanaan PPDB Online pada masa Covid. "Kita sepakat karena banyak masyarakat terdampak," katanya.

Mengenai kesiapan penerimaan secara online, Inayatullah mengklaim telah berkoordinasi dengan Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Kota Bekasi serta pihak Telkom.

"Untuk kesiapan kita sudah komunikasi dengan Diskominfostandi dan pihak Telkom. Nanti kan ada uji coba, apalagi Telkom kan sudah setiap tahun kita pakai," tutupnya. (lam)

Comments

Leave a Comment

Berita Lainnya

PT. Mahaka Visual Indonesia Siap-siap Dipanggil Disnaker

KABUPATEN BEKASI - Setelah sekian lama tidak ada kejelasan mengenai kasus dugaan pemutusan sepihak terhadap karyawan Go Wet Waterpark, Dinas

Ampun... Solihin Ditinggal Kader PPP Dukung Paslon Tri Adhianto- Harris

KOTA BEKASI – Kader dan pengurus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menyampaikan selamat tinggal kepada Ketua DPC Solihin saat ini mencalonkan diri jadi wakil walikota n

Usai Deklarasi, Tri Adhianto Kunjungi Warga Terkena Banjir

KOTA BEKASI - Masyarakat Bekasi Jaya, Kota Bekasi, resmi menyatakan dukungan untuk pasangan calon Wali Kota Bekasi dan Wakil Wali Kota Bekasi nomor 3, Tri Adhianto dan Abdul H

Calon Wali Kota Tri Adhianto Wakafkan Tanah untuk Gedung Aswaja Center

KOTA BEKASI - Dalam rangka mempererat tali silaturahmi dengan warga dan komunitas, calon Wali Kota Bekasi nomor urut 3 Tri Adhianto menghadiri pengajian Ahlussunnah wal Jama&#

Tri Adhianto Tegaskan Komitmen Birokrasi Bebas dari Korupsi dan Tepis Tudingan Tak Berdasar

KOTA BEKASI - Calon Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, menegaskan tekadnya membangun Kota Bekasi yang bersih, transparan, dan bebas dari korupsi.

<

KPU Kabupaten Bekasi Akan Gelar Debat Kandidat

KABUPATEN BEKASI - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bekasi akan menggelar debat kandidat Calon Bupati pada Minggu (3/11/2024) mendatang.