Pembangunan peningkatan kualitas jalan dari lapen ke hotmix sepanjang 900 meter dengan lebar 3,5 meter sudah selesai dan masih ada sekitar 2 km lagi dekat tugu perbatasan Silangkitang Sipoholon-Hutatinggi Parmonangan diusulkan dibenahi tahun depan. PALAPAPOS/Alpon Situmorang
TAPANULI UTARA - Komitmen Bupati Tapanuli Utara Nikson Nababan diawal kepemimpinannya pada 2014 yakni peningkatan kualitas jalan dari lapen ke hotmix. Bahkan pembangunan jalan hotmix baik dana DAU dan DAK digelontorkan bukan hanya disekitar Pusat Pemerintahan namun berdasarkan azas pemerataan menyentuh Kecamatan terjauh.
Salah satu ruas jalan disentuh yakni menuju Parmonangan diawali ruas jalan Silakitang Kecamatan Sipoholon-Hutatinggi-Parmonangan dengan panjang 28 Km dari total 34 Km. Kondisi jalan sebelum kepemimpinan Bupati Nikson Nababan terhitung lapen dan terdapat kerusakan cukup parah dibenahi dengan kualitas hotmix.
Berdasarkan informasi dihimpun dari Dinas PUPR Taput hingga saat ini pembangunan ruas jalan ditingkatkan secara bertahap dari jalan lapen menjadi jalan hotmix dari Silakitang menuju Parmonangan sepanjang 28 Km.
“Benar sejak awal Pemerintahan beliau (Bupati) target yakni peningkatan kualitas jalan dari lapen ke hotmix, kenapa tidak bertambah ruas jalan yang dibangun ya, karena jalan yang dibangun Pemerintahan sebelumnya kondisi lapen banyak yang rusak sehingga dibangun dengan kualitas hotmix agar tahan lama," kata Kadis PUPR Dalan Nangkok Simanjuntak, Jumat (26/6/2020).
Bahkan, sebut pejabat Eselon II lama meniti karir di PUPR ini, bila saja tidak karena pandemi Covid-19 ruas jalan hanya tinggal 6 Km seharusnya tuntas.
“Seharusnya tahun 2020 ada anggaran DAK hotmix jalan Hutatinggi-Parmonangan Rp 4 miliar namun karena pandemi, Pemerintah Pusat menarik anggaran peningkatan jalan lapen mulai dari Tano Perak hingga Sisoding padahal sudah proses tender," ungkapnya.
Sebagai bentuk komitmen Bupati Nikson memperbaiki sarana prasarana jalan, dari sumber DAU telah dituntaskan pembangunan hotmix jalan Silangkitang-Hutatinggi.
“Hotmix itu panjangnya 900 meter dengan lebar 3,5 meter, hanya tinggal 2 km lagi kondisi rusak dekat perbatasan antara Sipoholon-Hutatinggi Parmonangan," jelas Dalan.
Tidak hanya fokus peningkatan lapen ke hotmix menuju Parmonangan, Dalan menyatakan Pemkab Taput telah membangun jalan dan jembatan di Parmonangan antara lain jalan Huta Tinggi menuju Butar, Jembatan Aek Godang dan Aek Sibundong menuju Huta Tua dan Hajoran.
Kemudian Jalan hotmix dari Parmonangan menuju Huta Julu, Jembatan Aek Simarsalaon, pembukaan/pembangunan jalan dari Parmonangan menuju Tumus-Hajoran dan pemeliharaan jalan lapen.
“Dengan anggaran Pemkab Taput yang sangat terbatas, Bupati Nikson juga harus membangun jalan/jembatan di 15 Kecamatan lainnya. Untuk itu mari kita dukung upaya Bupati mendapatkan lebih banyak dana dari Pemerintah Pusat dan semoga wabah Covid-19 ini segera berakhir sehingga kondisi keuangan Pemerintah akan kembali normal," pungkasnya.
Terpisah Kabid Pembangunan Jalan dan Jembatan PUPR Jimmi Sihite membenarkan saat ini pihaknya sudah menyelesaikan hotmix ruas jalan Silangkitang Sipoholon-Hutatinggi Parmonangan.
“Informasi dari PPKnya sudah selesai dan memang kondisi ruas jalan menuju Parmonangan belum semua tuntas hanya tinggal 6 km lagi, itupun kalau tidak ditarik DAK Rp 4 miliar tinggal 2 Km lagi dekat tugu perbatasan Silangkitang-Hutatinggi," kata Jimmi Sihite.
Untuk menuntaskan kondisi jalan tersisa, Jimmi menyatakan telah mengusulkan kembali anggaran yang ditarik.
“Anggaran yang ditarik untuk Covid sudah diusulkan kembali tahun 2021 termasuk paket lainnya," pungkasnya. (als)





Comments
Leave a Comment