Ilustrasi. PALAPAPOS/Istimewa
TAPANULI UTARA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapanuli Utara (Taput) menyurati Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Sumatera Utara (Sumut) sebagai bentuk tanggapan keluhan warga Kecamatan Garoga karena lahan pertanian mereka diserang hama monyet.
“Ya benar, Pemkab Taput telah menyurati kami tertanggal 23 Juni 2020 terkait hama monyet di Kecamatan Garoga, bahkan saya telah berbicara dengan pak Bupati agar perlu tindakan bersama. Dan beliau sangat respon," kata Kasie BKSDA wilayah IV Tarutung, Manigor Lumbantoruan, Rabu (1/7/2020).
Manigor mengatakan untuk mengetahui monyet apa menyerang tanaman warga sangat penting karena jenis hewan tersebut sangat banyak.
“Kita biasa menangani orang utan karena masuk hewan dilindungi, kalau monyet kita lihat dulu apa jenisnya apakah masuk kategori yang dilindungi apa tidak," jelasnya.
Manigor berharap ada solusi bersama mengatasi hama monyet tersebut.
“Saya harap nantinya akan ada solusi bersama mengatasi serangan hama monyet ke lahan pertanian warga," pungkasnya.
Terpisah Sekda Taput Indra Simaremare membenarkan Pemkab telah menyurati BBKSDA Sumut untuk ikut mengendalikan hama monyet di Garoga.
“Sudah kita surati BKSDA dan itu atas keluhan petani diserangnya lahan pertanian mereka sehingga hasil produksi menurun hingga 50 persen," kata Sekda.
Terkait apa dimintakan pihak BKSDA, Indra menyebutkan akan memerintahkan instansi terkait, Camat dan Kepala Desa.
“Kita akan meminta mereka mengumpulkan data yang diminta BBKSDA, harapan kita akan ada solusi bersama mengatasi hama monyet ini makanya kita surati agar kita tahu jenis yang menyerang lahan pertanian, kategorinya apa sehingga warga kita nanti tidak salah dalam mengambil tindakan pembasmian," pungkasnya. (als)





Comments
Leave a Comment