Alat berat milik PUPR saat melakukan penanganan sementara intake daerah irigasi Hasak I yang jebol, dan saat ini Bupati Taput Nikson Nababan mengusulkan pembangunan bendungan Hasak ke Gubsu. PALAPAPOS/Alpon Situmorang

TAPANULI UTARA – Bupati Tapanuli Utara Nikson Nababan kembali menyurati Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi bermohon agar prioritas APBD 2021 membangun bendungan Hasak untuk menyuplai air ke daerah irigasi Hasak I dan Hasak II setelah Pemkab Taput melakukan gotong royong menurunkan alat berat pada Sabtu, 4 Juli 2020 sebagai penanganan sementara intake daerah irigasi Hasak I jebol.

“Daerah irigasi itu kemarin jebol akibat terjangan banjir pasca hujan yang melanda Tarutung. Dan akibatnya pasokan air ke lahan pertanian 8 Desa maupun Kelurahan terkendala," kata Nikson Nababan kepada palapapos.co.id, Selasa (7/7/2020).

Untuk itu, sebut Nikson kemarin memerintahkan Kadis PUPR menurunkan alat berat dan juga melakukan gotong royong.

“Namun itu hanya penanganan sementara bukan permanen, oleh karena itu saya bermohon ke Pak Gubsu agar ditampung biaya pembangunan bendungan Hasak skala prioritas 2021," ujarnya.

Kenapa usulan berupa Bendung, Nikson menyebutkan untuk memaksimalkan suplai air kepada dua jaringan irigasi itu perlu adanya bendungan dibangun di Sungai Situmandi.

“Kalau dibangun bendungan, kan kedua daerah irigasi Hasak I dan II sumbernya dari Sungai Situmandi, pastinya pasokan air akan lebih optimal ke lahan pertanian dikedua wilayah jaringan irigasi tersebut," jelas Bupati.

Terlebih lagi Nikson mengatakan pihaknya sedang menggiatkan program ketahanan pangan dimasa pandemi.

“Kalau air tidak lancar, ada ratusan hektar sawah maupun palawija serta kolam ikan masyarakat disana bakalan terkendala. Semoga usulan kita jadi skala prioritas tahun depan," tukasnya.

Terpisah Kadis PUPR Dalan Simanjuntak membenarkan usulan pembangunan bendungan Hasak ke Gubernur Sumut.

“Dalam usulan Pak Bupati yakni bendungan Hasak yang akan memasok air ke daerah irigasi Hasak I dan II sumbernya dari Sungai Situmandi," kata Dalan.

Daerah irigasi Hasak terbentang di Kecamatan Tarutung dan Siatas Barita merupakan kewenangan Provinsi.

Hasak I berfungsi mengairi wilayah Kelurahan Partalitoruan, Desa Hapoltahan, Parbajutoruan, Hutatoruan I, Hutatoruan IV, Siraja Hutagalung dan Parbubu Pea.

Sementara Hasak II Desa Siraja Hutagalung, Lumban Siagian, Sosunggulon, Enda Portibi, Sangkaran, Sitompul dan Pancurnapitu.

“Makanya kemarin kita diperintahkan melakukan penanganan sementara pakai alat berat memperbaiki intake daerah irigasi Hasak I sehingga air bisa lancar ke lahan pertanian masyarakat," pungkasnya. (als)

Comments

Leave a Comment

Berita Lainnya

Rombongan Satika - Sarlandi Diumpat Dengan Kata Kotor dan Diduga Akan Diserang, Bentrok Pun Terjadi

TARUTUNG - Polres Tapanuli Utara (Taput) diminta mengusut tuntas dalang atau aktor intelektual dibalik kerusuhan di Kecamatan Simangumban dan Pahae Jae, Kabupaten Tapanuli Uta

Satika Desak Polres Taput Tangkap Pelaku Penyebaran Selebaran Pornografi Untuk Memfitnahnya

TAPANULI UTARA -  Calon Bupati Tapanuli Utara (Taput), Satika Simamora, mendesak Polres Taput segera menangkap terduga pelaku penyebaran selebaran fornografi hoaks yang d

Masyarakat Purbatua Kepemimpinan Nikson Nababan Perlu Dilanjutkan Satika- Sarlandy

TAPANULI UTARA — Kepemimpinan Nikson Nababan sebagai Bupati Tapanuli Utara (Taput) dianggap perlu dilanjutkan oleh sosok bersih, jujur, dan peduli terhadap masyarakatnya

Tokoh Agama Serukan Agar Masyarakat Menjaga Pilkada Tapanuli Utara Berjalan Dama

TAPANULI UTARA - Menjelang Pilkada  tahun 2024 di Tapanuli Utara yang ikuti 2 (dua) pasangan calon, yaitu Satika-Simamora - Sarlandy Hutabarat dengan nomor urut 1 (satu)

Sukur Nababan: Kabupaten Taput Harus Dipimpin Sosok Bersih dan Jujur

TAPANULI UTARA— Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Sukur H Nababan, memimpin langsung pemenangan pasangan Calon Bupati dan Wa

Kapolri Harus Turun Tangan, Peredaran Narkoba di Taput Semakin Resahkan Masyarakat

TARUTUNG — Peredaran narkotika beberapa tahun belakangan ini semakin mengkhawatirkan di Kabupaten Tapanuli Utara (Taput). Warga menyebut, salah satu bandar narkoba terbe