Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bekasi Yayan Yuliana. PALAPAPOS/Nuralam
BEKASI - Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bekasi Yayan Yuliana meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor menindak tegas perusahaan nakal pembuang limbah hingga mencemari Kali Bekasi.
Hal ini dikatakan Yayan Yuliana menyusul adanya hasil laborarotium Kali Bekasi tercemar limbah ringan tapi berbahaya.
"Limbah yang mencemari kali Bekasi kemarin jelas ditemukan dari hulu Kali yakni Kabupaten Bogor. Hasil tes laboratorium yang keluar limbah ringan tapi berbahaya," kata Yayan saat ditemui di lingkungan Pemkot Bekasi, Kamis (16/7/2020).
Yayan mengakui limbah yang menjadi fenomena di Kali Bekasi disebabkan banyaknya perusahaan nakal di Bogor.
"Penindakan kita juga inginkan, akan tetapi untuk mengetahui sumbernya dari mana belum bisa kita temukan di Kota Bekasi. Jadi dengan adanya kerjasama ini kita ingin Kabupaten Bogor bertindak tegas mencari perusahaan atau lainnya yang membuang limbah ke saluran Kali yang membuat saluran Kali tercemar," jelasnya.
"Kita pastikan limbah bukan berasal dari Kota Bekasi, melainkan limbah dari Kabupaten Bogor. Karena banyak perusahaan yang nakal," tegas Yayan.
Untuk itu, kata Yayan, pihaknya telah melakukan kerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Bogor untuk melakukan penanganan Kali Bekasi dan Kali Cileungsi. Sehingga pencemaran bisa dicegah.
"Maka kita kerjasama dengan Kabupaten Bogor untuk pencegahan pembuangan limbah dapat ditangani bersama," kata Yayan membeberkan kerjasama pencegahan pembuangan limbah ke saluran Kali telah terjalin difasilitasi Kementerian Lingkungan Hidup. (lam)





Comments
Leave a Comment