Ketua DPC PKB Kota Bekasi Ahmad Ustuchri saat memberikan arahannya pada kegiatan Masa Penerimaan Anggota Baru (Mapaba) PC PMII Kota Bekasi, di Ponpes Annur Bekasi Utara, Sabtu (19/7/2020). PALAPAPOS/Nuralam
BEKASI – Ketua DPC PKB Kota Bekasi Ahmad Ustuchri mengharapkan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) lebih kritis, strategis dan mengedepankan disiplin keilmuan dalam menyikapi kebijakan Pemerintah.
Hal ini dikatakan Ustuchri menyikapi bergabungnya puluhan mahasiswa asal kampus Universitas Bhayangkara Bekasi pada kegiatan Masa Penerimaan Anggota Baru (Mapaba) PC PMII Kota Bekasi, di Ponpes Annur Bekasi Utara, Sabtu (19/7/2020).
"Harapan kita dengan ikutnya mahasiswa Universitas Bhayangkara dalam dunia pergerakan, maka kehidupan kampus akan lebih dinamis dan studi mereka lebih berwarna dan optimal," kata Ustuchri.
Politisi duduk di Komisi I DPRD Kota Bekasi itu menilai, mahasiswa tidak hanya menempuh pendidikan dalam kampus, melainkan perlu mengaktualisasikan dan mematangkan diri dalam organisasi.
Apalagi, Ustuchri melihat, seluruh komponen baik Pemerintah maupun elemen masyarakat mesti mempersiapkan generasi penerus yang handal dalam menghadapi demosgrafi tahun 2030 mendatang.
"Tentu saja ini bagian dari persiapan generasi penerus dalam menghadapi puncak demosgrafi tahun 2030," katanya.
Ustuchri menilai, Universitas Bhayangkara memiliki karakter kedisplinan kuat. Sebab, institusi pendidikan tersebut berada dalam naungan Kepolisian Republik Indonesia. Dengan begitu, bergabungnya mahasiswa Universitas Bhayangkara akan menambah warna pergerakan PMII ke depan.
"Kita berharap dengan bergabungnya mahasiswa Universitas Bhayangkara yang terkenal dengan kedisplinan karena kampus ini dibawah naungan institusi Kepolisian dapat mewarnai pergerakan di Kota Bekasi. Kedepan, PMII harus lebih kritis dan strategis dengan terlibatnya warga baru dari kampus ini," pungkasnya. (lam)
BACA JUGA: Warga Miskin Kota Bekasi Kesandung Hukum Bakal Dapat Pendampingan Hukum Gratis





Comments
Leave a Comment