Kabag Tata Pemerintahan Setdakab Taput Josua Situmeang. PALAPAPOS/Alpon Situmorang

TAPANULI UTARA - Setelah dilakukan uji coba pesta adat pernikahan pada 7 Juli 2020 di Gedung GKPI Pearaja Tarutung, selanjutnya Pesta adat pernikahan di Tapanuli Utara akan dibuka awal Agustus secara terbatas dan bertahap.

Tentunya pelaksanaan proses pesta pernikahan baik di rumah ibadah dan di gedung, tetap mengacu protokol kesehatan yang cukup ketat dan diawasi gugus tugas yang didalamnya terlibat unsur TNI/Polri dan Satpol PP.

Kepala Bagian Tata Pemerintahan Setdakab Taput Josua Situmeang saat ditemui diruang kerjanya, Rabu (22/7/2020) membenarkan perihal akan dibukanya pesta adat pernikahan.

"Akan dibuka awal Agustus dengan mengacu uji coba yang kemarin di GKPI Pearaja. Jadi baik di gedung maupun di Gereja semua harus mematuhi aturan protokol kesehatan," sebutnya.

Aturan protokol tersebut berupa kapasitas dari gedung tamu undangan harus 30 persen, pakai masker, Hand Sanitizer, tidak boleh bersentuhan, dan maksimal waktunya prosesnya selesai pukul 15.00 Wib.

"Dan yang paling penting satu persyaratannya sebulan sebelum hajatan harus melapor ke gugus tugas dan melampirkan daftar tamu undangan serta dilengkapi hasil rapid test dikeluarkan gugus tugas bagi undangan luar kota," tambahnya.

Meski begitu, ia menuturkan, tidak semua yang berkeinginan melakukan pesta adat pernikahan yang bisa disetejui karena ada pembatasan.

Untuk Minggu pertama Agustus hanya satu pesta adat pernikahan yang disetujui itupun di Kecamatan Tarutung.

Selanjutnya, Minggu kedua diperbolehkan satu pesta adat perkawinan setiap kecamatan, Minggu ketiga dua pesta adat pernikahan tiap kecamatan dan terakhir Minggu keempat tiga pesta adat pernikahan tiap kecamatan.

"Usai itu, Forkopimda akan melakukan evaluasi atas kesepakatan mereka yang ditandatangani 2 Juli lalu," ungkapnya.

Lebih jauh, Josua menegaskan, bila ada yang melanggar ketentuan dari acuan pesta adat pernikahan di masa Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) Gugus Tugas berhak membubarkan.

"Itulah kesepakatan bersama yang ditandatangani seluruh pemangku yang tergabung dalam tim gugus tugas Covid-19," pungkasnya. (als)

Comments

Leave a Comment

Berita Lainnya

Rombongan Satika - Sarlandi Diumpat Dengan Kata Kotor dan Diduga Akan Diserang, Bentrok Pun Terjadi

TARUTUNG - Polres Tapanuli Utara (Taput) diminta mengusut tuntas dalang atau aktor intelektual dibalik kerusuhan di Kecamatan Simangumban dan Pahae Jae, Kabupaten Tapanuli Uta

Satika Desak Polres Taput Tangkap Pelaku Penyebaran Selebaran Pornografi Untuk Memfitnahnya

TAPANULI UTARA -  Calon Bupati Tapanuli Utara (Taput), Satika Simamora, mendesak Polres Taput segera menangkap terduga pelaku penyebaran selebaran fornografi hoaks yang d

Masyarakat Purbatua Kepemimpinan Nikson Nababan Perlu Dilanjutkan Satika- Sarlandy

TAPANULI UTARA — Kepemimpinan Nikson Nababan sebagai Bupati Tapanuli Utara (Taput) dianggap perlu dilanjutkan oleh sosok bersih, jujur, dan peduli terhadap masyarakatnya

Tokoh Agama Serukan Agar Masyarakat Menjaga Pilkada Tapanuli Utara Berjalan Dama

TAPANULI UTARA - Menjelang Pilkada  tahun 2024 di Tapanuli Utara yang ikuti 2 (dua) pasangan calon, yaitu Satika-Simamora - Sarlandy Hutabarat dengan nomor urut 1 (satu)

Sukur Nababan: Kabupaten Taput Harus Dipimpin Sosok Bersih dan Jujur

TAPANULI UTARA— Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Sukur H Nababan, memimpin langsung pemenangan pasangan Calon Bupati dan Wa

Kapolri Harus Turun Tangan, Peredaran Narkoba di Taput Semakin Resahkan Masyarakat

TARUTUNG — Peredaran narkotika beberapa tahun belakangan ini semakin mengkhawatirkan di Kabupaten Tapanuli Utara (Taput). Warga menyebut, salah satu bandar narkoba terbe