Program Kelas Pintar dan profile perusahaan. PALAPAPOS/Nuralam
BEKASI - Dinas Pendidikan Kota Bekasi kembali bereksplorasi menggandeng PT Extramarks Education Indonesia dalam penyediaan aplikasi Program Kelas Pintar untuk SD dan SMP Negeri di Kota Bekasi.
Kendati tengah pandemi Covid-19, SD dan SMP Negeri tidak terbebani mengenai pembayaran. Sebab, Dana BOS Reguler bersumber dari APBN dapat mengcover biaya tersebut.
Kepala SMPN 2 Kota Bekasi, Samsu mengakui pihaknya bekerjasama dengan pihak penyedia (PT Extramarks Education Indonesia). Hanya saja, pihaknya terpaksa merubah Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (RKAS) yang sudah disusun agar bisa mengklaim pembayaran aplikasi Kelas Pintar.
"Ya RKAS harus diubah untuk pembiayaannya, kan dibolehkan oleh Permendikbud," kata Samsu melalui seluler, Kamis (30/7/2020).
Samsu mengatakan, pihaknya memerlukan aplikasi tersebut untuk mendukung proses belajar siswa melalui daring.
"Kelas Pintar adalah program pendukung belajar siswa dimasa pandemi karena pembelajaran proses daring. Jadi diperlukan untuk mendukung belajar jarak jauh. Ini hanya media pembelajaran," ujarnya.
Samsu mengungkapkan, pihaknya hanya bekerjasama dalam penyajian materi pelajaran Bahasa Inggris dalam aplikasi Kelas Pintar. Sementara, mengenai besaran biaya, pihaknya belum bisa membeberkannya.
"Saya hanya Bahasa Inggris yang dikerjasamakan, karena perlu untuk materi pelajaran ini. Soal nilai kerjasama tergantung sekolah yang bekerjasama," tandasnya.
Diketahui, bahwa Dinas Pendidikan Kota Bekasi mensosialisasikan Program Kelas Pintar kepada SD dan SMP Negeri. Sosialisasi teranyar dilakukan Kepala Bidang Pendidikan Dasar pada Rabu (29/7/2020) di SDN Bintara VI.
Kepala Bidang Pendidikan Dasar, Yulinarti enggan memberikan keterangan mengenai kegiatan tersebut.
Berdasarkan informasi diperoleh, PT Extramarks Education Indonesia membanderol kerjasama permateri sebesar Rp 3 juta selama setahun. Anggaran tersebut rencananya dibayarkan melalui Bos Reguler.
Adapun rincian biaya dibebankan setiap bulan sebesar Rp 330.330 permata pelajaran. (lam)





Comments
Leave a Comment