Kado HUT RI Ke-75 di Taput, Uspida Plus meluncurkan enam mobil internet gratis dari depan Mapolres. PALAPAPOS/Alpon Situmorang

TAPANULI UTARA - Tepat pada hari ulang tahun Kemerdekaan RI Ke-75 pada Senin, 17 Agustus 2020, Uspida Plus Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapanuli Utara (Taput) meluncurkan mobil internet gratis.

Mobil internet gratis mobile adalah inisiasi Dandim 0210 TU Letkol CZI Agus Widodo dan Kapolres AKBP Jonner Samosir bertujuan melakukan pelayanan terhadap masyarakat khususnya pengguna internet.

Peluncuran perdana dilakukan Bupati Taput Nikson Nababan disaksikan Uspida diantaranya Ketua DPRD Poltak Pakpahan, Kajari Tatang Darmi, Ketua Pengadilan Negeri Tarutung Jefri Mayeldo Harahap, Sekda Indra Simaremare, Kakan Kemenag Tigor Sianturi dan sejumlah OPD, PJU Kodim 0210 TU dan PJU Polres Taput.

Peluncuran mobil internet dari depan Mapolres dibenarkan Kasubbag Humas Aiptu W. Baringbing kepada wartawan. Menurut Baringbing, peluncuran mobil internet gratis dilaksanakan atas teroboson baru Dandim 0210 TU dan Kapolres.

“Ide ini muncul ditengah pandemi Covid -19 melihat fakta masih banyak anak-anak di daerah pelosok yang belum tercover jaringan internet," kata Baringbing.

Menurutnya, jaringan internet sangat dibutuhkan karena di wilayah Taput masih ada Desa yang belum terjangkau jaringan internet akibat kondisi geografis.

“Untuk proses belajar anak didik kita ada yang terganggu, lalu pimpinan kita dari Kodim dan Polres membuat terobosan ini untuk mengurangi beban masyarakat kita. Ini salah satu bentuk kepedulian kita mengingat kondisi saat ini," ujar Baringbing.

Baringbing menyebutkan mobil Internet gratis ada enam unit difasilitasi Kodim 0210 TU, Polres Taput dan bantuan dari BRI Cabang Tarutung.

“Kita juga ingin membantu Pemkab menanggulangi persoalan yang terjadi dikalangan masyarakat," imbuhnya.

Sistem kerja mobil internet gratis tersebut papar Baringbing, masing-masing mobil akan berangkat ke Desa-Desa yang belum ada akses internet dan berhenti beberapa jam disuatu tempat. Lalu pengemudi beranggotakan TNI dan Polri mengimbau warga agar para pelajar ditempat tersebut menggunakan fasilitas internet dan menuntun cara pemakaian melalui HP Android pengguna internet.

“Kita mengimbau kepada warga kita, marilah pergunakan kesempatan ini sebaik-baiknya demi kelancaran proses belajar kita. Jangan segan-segan untuk bertanya kepada pengemudi kita, karena itu khusus disiapkan untuk pelayanan dengan humanis. Apabila ada yang kurang paham, silakan ditanya langsung, pasti akan dilayani. Kita juga berharap, jangan lupa protokol kesehatan, pakai masker, cuci tangan dan tetap jaga jarak," pungkasnya. (als)

Comments

Leave a Comment

Berita Lainnya

Rombongan Satika - Sarlandi Diumpat Dengan Kata Kotor dan Diduga Akan Diserang, Bentrok Pun Terjadi

TARUTUNG - Polres Tapanuli Utara (Taput) diminta mengusut tuntas dalang atau aktor intelektual dibalik kerusuhan di Kecamatan Simangumban dan Pahae Jae, Kabupaten Tapanuli Uta

Satika Desak Polres Taput Tangkap Pelaku Penyebaran Selebaran Pornografi Untuk Memfitnahnya

TAPANULI UTARA -  Calon Bupati Tapanuli Utara (Taput), Satika Simamora, mendesak Polres Taput segera menangkap terduga pelaku penyebaran selebaran fornografi hoaks yang d

Masyarakat Purbatua Kepemimpinan Nikson Nababan Perlu Dilanjutkan Satika- Sarlandy

TAPANULI UTARA — Kepemimpinan Nikson Nababan sebagai Bupati Tapanuli Utara (Taput) dianggap perlu dilanjutkan oleh sosok bersih, jujur, dan peduli terhadap masyarakatnya

Tokoh Agama Serukan Agar Masyarakat Menjaga Pilkada Tapanuli Utara Berjalan Dama

TAPANULI UTARA - Menjelang Pilkada  tahun 2024 di Tapanuli Utara yang ikuti 2 (dua) pasangan calon, yaitu Satika-Simamora - Sarlandy Hutabarat dengan nomor urut 1 (satu)

Sukur Nababan: Kabupaten Taput Harus Dipimpin Sosok Bersih dan Jujur

TAPANULI UTARA— Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Sukur H Nababan, memimpin langsung pemenangan pasangan Calon Bupati dan Wa

Kapolri Harus Turun Tangan, Peredaran Narkoba di Taput Semakin Resahkan Masyarakat

TARUTUNG — Peredaran narkotika beberapa tahun belakangan ini semakin mengkhawatirkan di Kabupaten Tapanuli Utara (Taput). Warga menyebut, salah satu bandar narkoba terbe