Ketua TP PKK Taput Ny Satika Nikson Nababan boru Simamora saat menyalurkan bantuan Pemkab Taput kepada Ribka Panggabean didampingi Ibunya Sanggul Tarihoran. PALAPAPOS/Alpon Situmorang
TAPANULI UTARA – Setelah menjamini biaya pengobatan dan perawatan korban Laka Lantas bocah cilik Ribka Panggabean (4) di RSU Mitra Sejati Medan, Pemkab Taput juga menggalang dana bantuan untuk menyambung biaya hidup bocah Yatim itu pasca insiden Laka Lantas, Senin, 17 Agustus 2020 mengambil nyawa ayahnya Marojahan Panggabean (35).
Penyaluran bantuan penyambung hidup diserahkan Ketua TP PKK Taput Ny Satika Nikson Nababan boru Simamora di kediaman mertuanya di Desa Lumban Siagian Siatas Barita, Senin (31/8/2020).
Satika Simamora dihadapan Ibunda Ribka, Sanggul Tarihoran (35) yang juga terlibat dalam insiden maut tersebut menyatakan, pihak keluarga jangan khawatir karena Pemkab Taput sudah menjamini biaya pengobatan Ribka.
“Pak Bupati titip salam karena masih tugas diluar kota, jangan khawatir biaya pengobatan dan nantinya perawatan Ribka sudah kita jamini ke pihak rumah sakit," kata Satika yang tampak ikut hadir Camat Dompak Simanjuntak, Kades Lumban Siagian Siun Panggabean dan lainnya.
Satika meminta Ibunda Ribka menjalani hidup kedepan dan harus bersaksi atas apapun yang telah diterima berkat dari Tuhan.
“Bantuan yang kita serahkan adalah bentuk penggalangan dana dan peruntukannya untuk masa depan Ribka, ada sekitar Rp 26 juta lebih simbolis, nanti akan ditransferkan melalui rekening," ungkap Satika.
Satika berharap pasca penyaluran donasi tidak ada persepsi yang lain dan bila butuh bantuan lain agar dikomunikasikan.
“Silakan Ibu komunikasi ke saya, intinya sejak awal kita telah menjamini biaya pengobatan Ribka di RSU Mitra Sejati, dan kita tetap komunikasi hingga perawatannya nanti," tukasnya.
Sanggul Tarihoran mengucapkan terima kasih atas perhatian Pemkab Taput.
“Saya minta maaf Bu, bila ada salah paham selama Ribka menjalani perawaran. Dan memang kami sangat merasakan perhatian Kades, Camat, Pak Bupati dan Ibu dimulai dari insiden yang menewaskan suami Saya dan melukai putri saya," ujar Sanggul sambil terbata-terbata.
Sanggul juga meminta doa agar putri pertamanya cepat pulih dan juga mendoakan para donatur.
“Kami doakan Pak Bupati dan Ibu kuat dalam memimpin masyarakat Taput," ujarnya sambil menitikkan air mata.
Seperti diketahui, insiden Laka Lantas terjadi Senin 17 Agustus 2020 antara sepeda motor dikendarai Marojahan Panggabean (35) berboncengan dengan istri Sanggul Tarihoran (35) dan anaknya Ribka Panggabean (4) menyisakan duka.
Sang suami meninggal akibat peristiwa maut tersebut, selain itu Putri pertamanya Ribka Panggabean harus menjalani perawatan dan biaya operasi menelan dana ratusan juta hingga membuat Pemkab melakukan penggalangan dana. (als)





Comments
Leave a Comment