Ketua YKI Satika Simamora didampingi Marsaulina Lumbantobing saat melihat kondisi bocah penderita kelainan trombosit Hayati Simanjuntak serta mendoakannya. PALAPAPOS/Alpon Situmorang
TAPANULI UTARA - Menderita kelainan trombosit atau istilah medis Idiopatik/Immune Trombositopenia Purpura (ITP), bocah perempuan berusia sembilan tahun Hayati Nurani Simanjuntak harus menyandang sakit sejak umur tiga tahun bahkan bolak balik dirawat di RSUD Tarutung.
Mendengar informasi adanya seorang bocah perempuan penduduk Desa Simanampang, Kecamatan Siatas Barita masuk Instalasi Gawat Darurat RSUD Tarutung, Selasa (22/9/2020). Rombongan Ketua TP PKK Ny Satika Nikson Nababan boru Simamora didampingi Watua Ny Marsaulina Sarlandy Hutabarat usai mengunjungi Derita Pardede, bergerak ke IGD Tarutung menjenguk Hayati.
Ketua Yayasan Kanker Indonesia (YKI) itu mendengarkan penjelasan riwayat penyakit dari dokter jaga Alexis Pasaribu dan kedua orang tuanya.
Orang tuanya Erikson Simanjuntak dan S boru Tobing kepada Satika menceritakan kondisi putri bontotnya dari tiga orang bersaudara tersebut.
“Terima kasih atas bantuan Ibu, semoga atas bantuannya anak saya cepat sembuh, kami doakan Bapak Bupati dan Ibu diberi kesehatan dalam menjalankan roda Pemerintahan," ujarnya.
BACA JUGA: Kunjungi Penderita Tumor Otak, Satika Minta Derita Dirawat Intensif di RSUD Tarutung
Terpisah, Dokter jaga Alexis Pasaribu menceritakan kondisi umum Hayati butuh transfusi trombosit.
“Kondisi umumnya cukup baik, hanya kita minta orang tuanya berhati-hati agar putrinya jangan sampai jatuh," kata Alexis Pasaribu.
Terkait penanganan lanjutan, Alexis mengatakan disarankan dirujuk ke Rumah Sakit Umum Adam Malik.
“Kita pulihkan dulu kondisinya menunggu tambahan transfusi trombosit nantinya yang hanya di Adam Malik bisa dilakukan, itupun harus persetujuan orang tuanya," katanya.
Selain menyerahkan bantuan materi, Satika Simamora dan Marsaulina Lumbantobing mendoakan kesembuhan Hayati Simanjuntak. (als)





Comments
Leave a Comment