Plt Ketua DPD Partai Golkar Kota Bekasi Ade Puspitasari. PALAPAPOS/Istimewa
BEKASI - Direktur Eksekutif Center for Publik Policy Studies (CPPS) Indonesia Bambang Istianto menilai peta perpolitikan dua dekade kedepan diprediksi bakal dikendalikan generasi milenial berbekal bonus demografi. Salah satu menjadi sorotan yakni kehadiran kader milenial dari Partai Golkar Kota Bekasi, juga anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Ade Puspitasari.
Menurut Bambang, partai politik tidak melakukan regenerasi sejak dini dinilai akan tersalip partai lain telah melakukannya.
Partai Golkar pernah berjaya sepanjang era orde baru, diakuinya, mengalami tren semakin kurang progresif. Kondisi tersebut boleh jadi ketika berada pada pusaran kekuasaan tanpa disadari terbawa arus mainan pengendali kekuasaan.
Namun demikian, lanjut Bambang, ada fenomena menarik terjadi di Kota Bekasi. Menyadari tuntutan momentum politik tersebut, generasi milenial Partai Golkar Kota Bekasi seperti dilakukan Ade Puspitasari, selaku Plt Ketua DPD Golkar Kota Bekasi bertindak responsif.
"Misalnya dengan melakukan berbagai aktivitas kemasyarakatan seperti kegiatan pendistribusian sembako ditengah pandemi Covid-19, maupun memberi edukasi kepada generasi muda bagaimana berpolitik santun. Hal ini tentunya bisa menjadi contoh bagi generasi milenial lainnya ditengah menurunnya tingkat kepercayaan publik terhadap parpol," kata Bambang melalui keterangan tertulis, Rabu (14/10/2020).
Bambang menilai, kiprah Ade sebagai kader milenial terjun langsung di dunia politik praktis sebagai pengurus partai politik ditingkat daerah telah menuai hasil dari kerja kerasnya, yakni ketika berkompetisi menjadi anggota Legeslatif Provinsi Jawa Barat dengan mendapat dukungan masyarakat di wilayah Kota Bekasi dan Kota Depok sebanyak 60 ribu-an suara.
"Sebagai generasi milenial suara sebesar itu menjadi indikator politisi muda memiliki prospek yang cerah. Mewakili generasi melenial berpeluang besar sebagai politisi yang memiliki basis massa yang potensial di daerahnya dan membawa Golkar kembali meraih kejayaan," tutur Bambang.
Berdasarkan prestasi telah diraihnya, Bambang menilai debut karier politik Ade secara bertahap terus naik dengan signifikan.
"Proses politik yang telah dilaluinya sudah barang tentu seorang Ade Puspitasari dengan sendirinya bisa menepis anggapan publik yang men stempel dirinya termasuk kategori politik dinasti," pungkas Bambang. (rez)





Comments
Leave a Comment