Bupati Taput Nikson Nababan disaksikan Gubsu Edy Rahmayadi saat menandatangani pelantikan TPKAD. PALAPAPOS/Alpon Situmorang
MEDAN - Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi melantik 29 Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kabupaten/Kota, salah satunya Bupati Tapanuli Utara (Taput) Nikson Nababan.
TPAKD diharapkan dapat bekerja dengan nyata, serta mendorong percepatan pemulihan perekonomian daerah dimasa pandemi Covid-19.
“Diharapkan dengan pengukuhan ini, TPAKD bergerak secara konkret, terutama pada masa pandemi ini demi menggerakkan ekonomi rakyat. Untuk maksimalkan potensi wilayah masing-masing," kata Gubsu Edy Rahmayadi usai pengukuhan TPAKD Sumut di Pendopo Rumah Dinas Gubernur, Jalan Jenderal Sudirman Nomor 41 Medan, Selasa (20/10/2020).
Edy yang juga Ketua Pengarah TPAKD Sumut mengharapkan Pemerintah Kabupaten/Kota agar tetap optimistis bisa keluar dari kesulitan dengan terus mengoptimalkan potensi wilayah masing-masing. Sehingga perekonomian daerah cenderung menurun beberapa waktu terakhir dapat segera kembali pulih.
Anggota Dewan Komisioner Bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Tirta Segara mengapresiasi pembentukan 29 TPAKD di Sumut merupakan pembentukan TPAKD terbanyak di Indonesia.
“Jumlah TPAKD yang telah terbentuk saat ini adalah 197 TPAKD, yang terdiri dari 32 TPAKD tingkat Provinsi dan 165 TPAKD tingkat Kabupaten/Kota dan TPAKD Sumut yang terbanyak," ujar Tirta.
Tirta mengatakan OJK berkomitmen untuk terus memperluas akses keuangan di Indonesia. Namun upaya tersebut tidak bisa dilakukan hanya oleh satu pihak saja. Perlu sinergi dan kerja sama antara seluruh pemangku kepentingan mulai dari Pemerintah Daerah, OJK, Bank Indonesia maupun industri jasa keuangan. Apalagi OJK sedang melaksanakan Bulan Inklusi Keuangan (BIK) 2020 diadakan OJK.
“Peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui inklusi keuangan hanya dapat dicapai dengan sinergi dan kerja sama antara seluruh pemangku kepentingan,” kata Tirta.
Berdasarkan informasi, 29 TPAKD dikukuhkan adalah Asahan, Batubara, Dairi, Deli Serdang, Humbang Hasundutan, Karo, Labuhan Batu, Labuhanbatu Selatan, Labuhanbatu Utara, Mandailing Natal, Nias, Nias Barat, Nias Selatan, Nias Utara, Padanglawas, Pakpak Bharat, Samosir, Simalungun, Tapanuli Selatan, Tapanuli Tengah, Tapanuli Utara, Toba, Binjai, Gunungsitoli, Medan, Padang Sidempuan, Pematang Siantar, Sibolga dan Tanjung Balai.
Selain itu, pandemi Covid-19 telah berdampak pada banyak sektor, termasuk sektor ekonomi melemah akibat daya beli masyarakat menurun. Untuk itu dilakukan berbagai upaya termasuk memperluas akses keuangan masyarakat, salah satunya dengan pembentukan TPAKD. (als)





Comments
Leave a Comment