Wali Kota Tebing Tinggi Umar Zunaidi Hasibuan saat membuka kegiatan Pelatihan Jurnalistik Wartawan Unit Pemko Tebing Tinggi Tahun 2020. PALAPAPOS/Ronald Pasaribu
TEBING TINGGI – Wali Kota Tebing Tinggi Umar Zunaidi Hasibuan mengatakan, Wartawan harus memiliki standar kompetensi, dan dinyatakan kompeten ketika lulus Ujian Kompetensi Wartawan (UKW).
Hal itu dikatakan Wali Kota saat membuka kegiatan Pelatihan Jurnalistik Wartawan Unit Pemerintah Kota (Pemko) Tebing Tinggi Tahun 2020 di Gedung Balai Kartini Baru di Jalan Gunung Lauser, Kota Tebing Tinggi, Selasa (8/12/2020).
"Wartawan bukanlah seperti orang yang menggunakan media sosial dengan menggunakan akun palsu. Sebelum disajikan ke pembaca, Wartawan harus dapat mempertanggungjawabkan informasi yang didapat sesuai fakta untuk menghindari berita hoaks," kata Umar Zunaidi Hasibuan dalam sambutannya.
Penulisan berita menurut Wali Kota, Wartawan tidak harus menuliskan semua yang diketahuinya, misalnya, berita yang berpotensi menimbulkan SARA dan kekacauan di tengah-tengah masyarakat. Apalagi berita hendak diterbitkan dianggap provokasi sehingga menimbulkan perselisihan.
"Dalam menulis berita, Wartawan juga dituntut menjunjung tinggi nilai kebangsaan, bukan menjadi penulis yang mencari nama saja . Seharusnya nilai-nilai kebangsaan harus di kedapanbkan ," ujar Umar Zunaidi.
Menulis, menurut Wali Kota Umar Zunaidi juga harus mudah dimengerti pembaca, karena berita yang ditulis harus dapat dibaca di seluruh wilayah.
"Untuk itu, kepada Wartawan agar berupaya lulus dalam Ujian Kompetensi Wartawan, karena kompetensi merupakan tuntutan dari kemajuan zaman agar menjadi Wartawan profesional. Seperti halnya di Kantor Kemendagri RI, semua Wartawan yang ingin konfirmasi tidak akan dilayani bila belum lulus UKW. Tetapi di Tebing Tinggi ini belum diterapkan," tegas Umar.
Kegiatan yang digelar Dinas Kominfo Kota Tebing Tinggi dengan thema ‘Jurnalis Bersinergi Untuk Pembangunan’ turut dihadiri Kapolres Tebing Tinggi diwakili AKP Josua Nainggolan, Kajari diwakili Kasi Intel Ranu, Kadis Kominfo Dedi Siagian, nara sumber, dan Wartawan peserta pelatihan. (nal)





Comments
Leave a Comment