Ilustrasi. PALAPAPOS/Istimewa
BEKASI – Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (PA GMNI) meminta kegiatan Musyawarah Daerah (Musda) DPD II Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Bekasi yang akan digelar, Selasa (22/12/2020) ditunda.
PA GMNI Kota Bekasi khawatir kegiatan Musda KNPI menghadirkan kerumunan massa dan bisa saja menyebabkan klaster baru penyebaran Covid-19.
Sekretaris PA GMNI Kota Bekasi, Afif Fauzi menuturkan, bukan tidak mungkin Musda KNPI Kota Bekasi bisa ditunda jika melihat situasi pandemi masih terjadi lonjakan, baik skala daerah maupun skala nasional.
Meski sebatas imbauan, namun ia berharap kedepannya kegiatan Musda KNPI Kota Bekasi dapat menyatukan dualisme KNPI, dan semangat persatuan.
"Saya memiliki harapan besar agar pada Musda KNPI Kota Bekasi nanti dilakukan setelah masa pandemi usai, dan bukan hanya dijadikan ajang perebutan jabatan namun lebih kepada mengembalikan peran KNPI yang sebenarnya, dan khususnya kepada pemuda dalam rangka membangun karakter pemuda Kota Bekasi yang progresif dan revolusioner," kata Afif Fauzi, Selasa (22/12/2020).
BACA JUGA: Muskot KNPI Kota Bekasi Siap Digelar, Ini Tahapannya
Lebih jauh, ia menyakini, KNPI harus kembali ke jatidiri semangat Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928, bisa menyatukan perbedaan dan mampu berkontribusi dalam kemerdekaan 1945.
"Di era teknologi digital ini, peran pemuda sangat besar dan mampu memiliki pengetahuan, keterampilan, karakter dan jiwa patriotisme. Karena, Indonesia ingin mengejar bonus demografi 2030, yakni angkatan kerja yang mampu memiliki sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan berdaya saing," ujarnya.
Lanjut Afif, patut diingat bahwa KNPI lahir atas prakarsa Kelompok Cipayung, dimana pada saat itu para senior melahirkan KNPI dengan semangat untuk meraih cita-cita Indonesia.
Sementara itu, dinamika pencalonan KNPI Kota Bekasi mengerucut jadi dua orang akan bersaing memperebutkan posisi Ketua KNPI.
Sebelumnya, ada empat calon yang mendaftar, yang pertama Barito dari AMPG Kota Bekasi, Ahmad Mardani dari HMI, Syahril Mubarok dari AMPI dan Agung Lesmana Sukma dari PMII.
Dinamika pemilihan Ketua KNPI berubah drastis, salah satu calon yakni Barito mengundurkan diri, dan Agung diinfokan bakal dibatalkan karena gugur syarat. Tinggal dua calon kuat akan bertarung yakni Ahmad Mardani dan Syahril Mubarak. (rez)





Comments
Leave a Comment