Kapolri Jenderal Pol Idham Aziz (tengah kiri) mendampingi Kabareskrim Polri juga calon Kapolri Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo (tengah kanan) untuk mengikuti uji kelayakan dan kepatutan calon Kapolri di ruang rapat Komisi III DPR, Jakarta, Rabu (20/1/2021). PALAPAPOS/Istimewa
JAKARTA - Calon Kapolri Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo menyampaikan delapan komitmen yang akan dijalankan apabila menjadi Kapolri. Salah satunya menjadikan Polri sebagai institusi yang ‘Presisi’.
Hal itu disampaikan Komjen Listyo saat uji kelayakan dan kepatutan calon Kapolri di ruang rapat Komisi III DPR RI, Jakarta, Rabu (20/1/2021).
"Pertama, menjadikan Polri sebagai institusi yang prediktif, responsibilitas, transparan dan berkeadilan atau Presisi," kata Listyo.
Kedua, Listyo menjamin keamanan untuk mendukung program pembangunan nasional; dan ketiga, menjaga soliditas internal Kepolisian. Komitmen keempat menurut Listyo, meningkatkan sinergitas dan soliditas TNI-Polri.
"Dan bekerja sama dengan Aparat Penegak Hukum (APH) dan kementerian/lembaga lain-lain untuk mendukung dan mengawal program pemerintah," ujarnya.
Komitmen kelima lanjut Listyo, mendukung terciptanya inovasi dan kreatifitas yang mendorong kemajuan ekonomi Indonesia. Listyo menjelaskan, komitmen keenam adalah menampilkan kepemimpinan yang melayani dan menjadi teladan.
"Ketujuh, mengedepankan pencegahan permasalahan keadilan dengan mengedepankan keadilan restoratif atau 'restoratif justice' dan menyelesaikan masalah atau 'problem solving'. Kedelapan setia kepada NKRI senantiasa merawat kebhinekaan," ujarnya. (red)





Comments
Leave a Comment