Ketua YKI Taput Satika Simamora saat menyalurkan bantuan sembako dan uang meringankan beban penderita keterbelakangan mental sejak lahir. PALAPAPOS/Alpon Situmorang
TAPANULI UTARA - Ketua Yayasan Kanker Indonesia (YKI) cabang Tapanuli Utara (Taput) Satika Simamora melakukan aksi sosial berbagi kasih dengan penyandang disabilitas dan keterbelakangan mental di Desa Dolok Nauli, Adiankoting, Pagaran Pisang dan Pagaran Lambung, Kecamatan Adiankoting, Senin (8/2/2021).
Di tengah kesibukan sebagai Ketua TP PKK dan sejumlah jabatan lain, Satika Simamora yang juga Istri Bupati Taput memberikan bantuan sembako berupa beras, susu, minyak goreng, roti serta bantuan uang untuk penyandang disabilitas dan keterbelakangan mental.
Satika Simamora dengan cara bergerilya mendatangi Mangamba Nababan (50) warga Dusun Lobupining, Desa Dolok Nauli penderita stress.
Ranto Panggabean (43) dan Sueng Panggabean (44) warga Dusun Lobu Pining, Desa Dolok Nauli gangguan keterbelakangan mental sejak lahir.
Katmin Sinambela (66) warga Desa Adiankoting penderita kebutaan, Dedes Tarida Hutagalung (22) warga Desa Adiankoting penderita gangguan keterbelakangan mental.
BACA JUGA: Tinggal di Gubuk 2X2 Meter, Satika Minta Rumah Katmin Sinambela Dibedah
Sumihar Tarihoran (53) warga Desa Adiankoting penderita gangguan keterbelakangan anggota motorik/fisik.
Tiurma Sitompul (34) dan Nurlintan Sitompul (58) penderita kebutaan, Hans Fery Sitompul (19) penderita gangguan keterbelakangan fisik warga Pagaran Pisang.
Seven Hutagalung (48) dan Herawati Situmorang warga Desa Pagaran Lambung I penderita keterbelakangan intelektual dan keterbelakangan fisik.
Satika Simamora mengatakan, ia memberikan bantuan sekedar meringankan beban mereka.
“Saya sebagai Ketua YKI punya tanggungjawab dan beban moral meringankan beban warga Taput menderita penyakit kanker dan penyandang disabilitas,” ungkap Satika.
Satika menambahkan, aksi sosial kerap dilakukan menindaklanjuti laporan ada warga membutuhkan bantuan.
“Saya turun ke desa karena banyak yang melaporkan warganya butuh uluran tangan. Saya doakan dan percaya Tuhan akan campur tangan dalam kehidupan mereka. Kita berharap bantuan bisa meringankan beban mereka," ucap Satika.
Selain penderita disabilitas dan keterbelakangan mental, Satika juga membagikan masker, susu dan biskuit untuk warga lanjut usia (lansia) dan anak-anak. (als)





Comments
Leave a Comment