Ketua Dekranasda Sumut Ny Nawal Edy Rahmayadi dan Ny Sri Ayu Mihari didampingi Ketua Dekranasda Taput Ny Satika Nikson Nababan boru Simamora saat menyaksikan Surlina Nainggolan bertenun. PALAPAPOS/Alpon Situmorang

TAPANULI UTARA – Penenun Ulos asal Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) Surlina Nainggolan mengakui bisa sejahtera berkat bimbingan Ketua Dekranasda Taput Satika Simamora.

Hal itu disampaikan Surlina Nainggolan saat bertenun di Kriya Ulos Gorga Batak di lokasi Kaldera Toba Desa Sibisa, Kecamatan Ajibata, Kabupaten Toba, Senin (15/2/2021).

Surlina juga membenarkan, Ulos yang ia kerjakan menggunakan pewarna alami pesanan Ketua Dekranasda Sumut Ny Nawal Edy Rahmayadi.

“Ulos Bittang Maratur menggunakan pewarna alam daun ketapang, harganya enam juta rupiah. Ibu Gubernur tertarik karena menggunakan pewarna alami," kata Surlina peraih gelar juara nasional Kriyanusa tahun 2019.

Surlina mengakui, berkat kepemimpinan Ketua Dekranasda Taput Satika Simamora, penenun semakin berkreasi menghasilkan produk tenunan.

“Kami terus diikutsertakan setiap pameran. Kami bangga punya Ketua Dekranasda Taput Ibu Satika Simamora memperjuangkan harkat dan martabat penenun,” ujar Surlina.

BACA JUGA: Kagumi Pewarna Alami, Ketua Dekranasda Sumut Beli Produk Unggulan Pengerajin Taput

Surlina berharap, Ketua Dekranasda Satika Simamora tetap membimbing penenun dan juga pengerajin Tapanuli Utara.

“Penenun dan pengerajin di Tapanuli Utara semakin meningkat kesejahteraannya dibawah bimbingan Ibu Satika boru Simamora," ungkapnya.

Ketua Dekranasda Taput Satika Simamora mengatakan, ia membawa tiga pengerajin di Kriya Ulos Gorga Batak.

“Kali ini kita tonjolkan tenunan ikat pewarna alami, songket, fashion berupa baju, jaket, outer kemeja dan souvenir kerajinan masker, dan sortali," kata Satika.

Menurut Satika, ia terus menerus mempromosikan pewarna alami.

“Seperti tadi, Ibu Gubsu membeli Ulos menggunakan pewarna alam dari bahan mahoni dan indigo," jelas Satika.

Satika berharap, penenun dibawah naungannya termotivasi dan berlomba berkreasi menghasilkan produk walau masa pandemi.

“Ulos kita telah banyak diminati, pasar sudah terbuka lebar, tinggal penenun kita mau apa tidak mengambil peluang tersebut. Saya hanya fasilitator, bila produk terjual tentu meningkatkan kesejahteraan mereka,” tandas Satika. (als)

Comments

Leave a Comment

Berita Lainnya

Rombongan Satika - Sarlandi Diumpat Dengan Kata Kotor dan Diduga Akan Diserang, Bentrok Pun Terjadi

TARUTUNG - Polres Tapanuli Utara (Taput) diminta mengusut tuntas dalang atau aktor intelektual dibalik kerusuhan di Kecamatan Simangumban dan Pahae Jae, Kabupaten Tapanuli Uta

Satika Desak Polres Taput Tangkap Pelaku Penyebaran Selebaran Pornografi Untuk Memfitnahnya

TAPANULI UTARA -  Calon Bupati Tapanuli Utara (Taput), Satika Simamora, mendesak Polres Taput segera menangkap terduga pelaku penyebaran selebaran fornografi hoaks yang d

Masyarakat Purbatua Kepemimpinan Nikson Nababan Perlu Dilanjutkan Satika- Sarlandy

TAPANULI UTARA — Kepemimpinan Nikson Nababan sebagai Bupati Tapanuli Utara (Taput) dianggap perlu dilanjutkan oleh sosok bersih, jujur, dan peduli terhadap masyarakatnya

Tokoh Agama Serukan Agar Masyarakat Menjaga Pilkada Tapanuli Utara Berjalan Dama

TAPANULI UTARA - Menjelang Pilkada  tahun 2024 di Tapanuli Utara yang ikuti 2 (dua) pasangan calon, yaitu Satika-Simamora - Sarlandy Hutabarat dengan nomor urut 1 (satu)

Sukur Nababan: Kabupaten Taput Harus Dipimpin Sosok Bersih dan Jujur

TAPANULI UTARA— Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Sukur H Nababan, memimpin langsung pemenangan pasangan Calon Bupati dan Wa

Kapolri Harus Turun Tangan, Peredaran Narkoba di Taput Semakin Resahkan Masyarakat

TARUTUNG — Peredaran narkotika beberapa tahun belakangan ini semakin mengkhawatirkan di Kabupaten Tapanuli Utara (Taput). Warga menyebut, salah satu bandar narkoba terbe