Anggota Komisi III DPRD Kota Bekasi Sholihin. PALAPAPOS/Reza Aulia
BEKASI – Anggota Dewan Sholihin mengatakan Kota Bekasi salah satu daerah penyangga ibukota DKI Jakarta termaju dibanding daerah lainnya.
Sholihin menilai, tingkat persaingan dan perkembangan daerah-daerah penyangga ibukota hampir sama meski berbeda Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APDB).
“Kota Bekasi bagus. Perekonomian balance bahkan usulan menjadi Jakarta Tenggara bagian dari prestasi Kota Bekasi selama ini,” ucap Sholihin kepada Wartawan di kantor DPRD Kota Bekasi, Rabu (17/2/2021).
Anggota Komisi III DPRD Kota Bekasi itu menjelaskan pilar ekonomi sesungguhnya dari Kota Patriot salah satunya adalah aktivitas UMKM yang tinggi. Selain itu, sambungnya, pusat perbelanjaan di Kota Bekasi juga menjadi sentra perekonomian masyarakat Kota Bekasi.
“UMKM harus ditingkatkan, masyarakat diberdayakan mandiri melakukan kreativitas berdagang. Mal menyediakan gerai UMKM, artinya tidak ada lagi monopoli perdagangan di Kota Bekasi,” jelas Sholihin yang juga Ketua DPC PPP Kota Bekasi.
Sholihin mengatakan, pada level pekerja Kota Bekasi juga menunjukkan peningkatan dan kualitas, dan otomatis meningkatkan nilai belanja para pekerja.
“Rekomendasi kenaikan upah sebesar 4,21 persen telah disampaikan Wali Kota Bekasi Bapak Rahmat Effendi kepada Gubernur Jabar. Ini akan berdampak pada nilai belanja,” tandas Sholihin. (rez)





Comments
Leave a Comment