Wali Kota Tebing Tinggi Umar Zunaidi Hasibuan saat menerima audiensi dan silahturahmi STAIS Tebing Tinggi Deli, Kamis (25/2/2021). PALAPAPOS/Ronald Pasaribu
TEBING TINGGI - Selain kota jasa, Umar Zunaidi Hasibuan mengatakan ingin menjadikan Tebing Tinggi sebagai kota jasa dan kota pendidikan.
Hal itu disampaikan Wali Kota Tebing Tinggi Umar Zunaidi Hasibuan terkait rencana Pemko Tebing Tinggi mendirikan Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) di Kota Tebing Tinggi saat menerima audiensi Sekolah Tinggi Agama Islam Swasta (STAIS) Tebing Tinggi Deli di Balai Kota, Kamis (25/2/2021).
Audiensi turut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Kota Tebing Tinggi Idham Khalid, Kabag Kesra Sahbana Hasibuan, Kabag Umum Fahmudin Siregar dan empat orang tim panitia wisuda STAIS.
"Sebuah kota akan ditinggalkan orang kalau tidak ada magnet atau daya tarik. Pertama, saya ingin meninggalkan kenangan terbaik untuk Kota Tebing Tinggi. Kedua, menjadikan kota kita, kota jasa dan kota pendidikan," kata Wali Kota.
BACA JUGA: Puluhan Papan Bunga Dukung Pendirian UINSU di Kota Tebing Tinggi
Wali Kota mencontohkan Kota Malang memiliki 60 perguruan tinggi. Kota Malang bisa hidup karena ada perputaran uang dari mahasiswa.
“Di Indonesia ada tiga kota yaitu Malang, Jogja, dan Solo, kota jadi hidup karena ada perputaran uang dari mahasiswa,” ujar Wali Kota.
Sementara itu, Ketua panitia wisuda STAIS, Muhammad Idris mengatakan, pihaknya melakukan audiensi ajang bersilahturahmi, sekaligus berencana memakai salah satu gedung untuk wisuda STAIS.
“STAIS juga mendukung kehadiran UINSU di Kota Tebing Tinggi ini. Dosen STAIS juga ada alumni UIN,” kata Muhammad Idris.
Menurutnya, wisuda STAIS Tebing Tinggi Deli dijadwalkan Sabtu, 20 Maret 2021 di Gedung Balai Pertemuan Kartini.
“Peserta wisuda sebanyak 97 orang. Kita akan menerapkan protokol kesehatan dengan ketat terhadap peserta wisuda maupun undangan,” tandasnya. (nal)





Comments
ZAP
2 years ago
Replay CloseLeave a Comment