Kepala Dinas Kesehatan Taput Alexander Gultom saat memantau pelaksanaan vaksinasi pedagang Pasar Tradisional Tarutung di balai data kantor KPU, Sabtu (6/3/2021). PALAPAPOS/Alfonso Situmorang

TAPANULI UTARA – Tahap kedua vaksinasi, pedagang Pasar Tradisional Tarutung, Kabupaten Tapanuli Utara menjalani suntik pertama vaksin Covid-19 dilaksanakan di balai data kantor KPU, Sabtu (6/3/2021).

Vaksinasi tahap kedua terhadap pelayan publik setelah tahap pertama vaksinasi diterima oleh Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tenaga kesehatan (nakes), tokoh masyarakat dan tokoh agama Taput.

Kepala Dinas Kesehatan Taput Alexander Gultom membenarkan suntik vaksin pedagang Pasar Tradisonal. Penyuntikan vaksin melibatkan nakes dari Puskesmas Hutabaginda dan Siatas Barita.

“Dari data yang kita terima dari Dinas Perindag sebanyak 200 pedagang akan menerima vaksinasi. Kita melibatkan tenaga kesehatan Puskesmas Hutabaginda dan Siatas Barita pemberian vaksin,” kata Alexander Gultom.

BACA JUGA: Forkopimda Taput Suntik Vaksin Kedua

Alexander mengatakan, pemberian vaksinasi tahap kedua diperuntukkan 1.400 pelayan publik termasuk TNI/Polri, guru dan Aparatur Sipil Negara (ASN).

“Pedagang mendapat giliran pertama vaksinasi tahap kedua. Itulah kuota yang kita terima dari Kementerian Kesehatan, dan setelah 14 hari mereka juga akan menerima suntikan kedua," tandas Alexander.

Sementara itu, salah satu pedagang boru Marbun menyambut baik pemberian vaksin mendapat giliran pertama dari pelayan publik lainnya.

“Kami senang pedagang mendapat giliran pertama ditahap kedua. Kami menjadi nyaman ketika melayani pelanggan," ujar boru Marbun pemilik warung nasi di Pasar Tarutung.

Pedagang yang telah berjualan selama 22 tahun di Pasar Tarutung tersebut mengaku senang mendapat vaksinasi secara gratis.

“Terima kasih kepada Pemerintah telah memberikan vaksin secara gratis. Saya tidak takut lagi terlebih keluarga saya sempat terpapar Covid-19," tandas boru Marbun.

Pantauan di lokasi vaksinasi, pedagang secara bergiliran antri mendaftarkan diri untuk sebagai penerima. Lalu petugas nakes melakukan skrining, vaksinasi serta observasi selama 30 menit. Proses vaksinasi dilakukan menerapkan protokol kesehatan (prokes).

Penulis: Alfonso Situmorang

Editor: Oloan Siahaan

Comments

Leave a Comment

Berita Lainnya

Rombongan Satika - Sarlandi Diumpat Dengan Kata Kotor dan Diduga Akan Diserang, Bentrok Pun Terjadi

TARUTUNG - Polres Tapanuli Utara (Taput) diminta mengusut tuntas dalang atau aktor intelektual dibalik kerusuhan di Kecamatan Simangumban dan Pahae Jae, Kabupaten Tapanuli Uta

Satika Desak Polres Taput Tangkap Pelaku Penyebaran Selebaran Pornografi Untuk Memfitnahnya

TAPANULI UTARA -  Calon Bupati Tapanuli Utara (Taput), Satika Simamora, mendesak Polres Taput segera menangkap terduga pelaku penyebaran selebaran fornografi hoaks yang d

Masyarakat Purbatua Kepemimpinan Nikson Nababan Perlu Dilanjutkan Satika- Sarlandy

TAPANULI UTARA — Kepemimpinan Nikson Nababan sebagai Bupati Tapanuli Utara (Taput) dianggap perlu dilanjutkan oleh sosok bersih, jujur, dan peduli terhadap masyarakatnya

Tokoh Agama Serukan Agar Masyarakat Menjaga Pilkada Tapanuli Utara Berjalan Dama

TAPANULI UTARA - Menjelang Pilkada  tahun 2024 di Tapanuli Utara yang ikuti 2 (dua) pasangan calon, yaitu Satika-Simamora - Sarlandy Hutabarat dengan nomor urut 1 (satu)

Sukur Nababan: Kabupaten Taput Harus Dipimpin Sosok Bersih dan Jujur

TAPANULI UTARA— Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Sukur H Nababan, memimpin langsung pemenangan pasangan Calon Bupati dan Wa

Kapolri Harus Turun Tangan, Peredaran Narkoba di Taput Semakin Resahkan Masyarakat

TARUTUNG — Peredaran narkotika beberapa tahun belakangan ini semakin mengkhawatirkan di Kabupaten Tapanuli Utara (Taput). Warga menyebut, salah satu bandar narkoba terbe