Ilustrasi. PALAPAPOS/Istimewa

BEKASI - Masalah sampah di Kota Bekasi sudah terjadi sejak (TPA) Bantar Gebang dibuka tahun 1989. Berbagai studi kasus tentang sampah dilakukan agar kondisinya tidak sampai menggunung. Tentunya, Kota Bekasi membutuhkan rencana induk pengelolaan sampah terpadu.

Demikian disampaikan Ketua DPRD Kota Bekasi Chairoman J. Putro saat berkunjung ke Yayasan Kranggan Peduli Farm, Jumat (12/3/2021).

“Provinsi DKI Jakarta tetap menjadi menyumbang 7.072,07 ton per hari, sementara Kota Bekasi 1.900 ton per hari. Berdasarkan pengamatan dari empat zona sampah, tiga dari empat tersebut telah mencapai ketinggian hingga 40 meter,” kata Chairoman.

Di zona V bahkan dari 25,05 hektar yang tersedia tingginya mencapai 46.99 meter dan berbagai kondisi di zona lain terdapat di area pembuangan sampah.

Chairoman mengatakan, Kota Bekasi membutuhkan pengelolaan sampah secara komunitas. Mayoritas sampah aktualnya sampah organik seharusnya didorong ke arah composting, bisa ke arah pengembangbiakkan maggot atau lainnya.

“Sehingga mayoritas sampah justru dikelola bukan dengan cara dibakar. Ini harapan baru, sudah lama sesungguhnya tapi belum menjadi gerakan yang masif,” jelasnya sambil menunjukkan maggot.

Menurutnya, pengelolaan sampah seharusnya dilakukan dari hulu ke hilir bukan sekadar dari mengumpulkan sampah dan mengangkut ke TPA.

“Nah, kita membutuhkan sistem pengelolaan sampah terpadu dan hari ini baru dapat kita rasakan perlunya rencana induk pengelolaan sampah terpadu di Kota Bekasi,” paparnya.

Lebih jauh, ia mengatakan, Yayasan Kranggan Peduli Farm merupakan contoh terbaik pengelolaan sampah berbasis komunitas.

"Saya berharap banyak pula komunitas serupa yang nantinya bermunculan. Tidak hanya mengelola sampah saja, diharapkan yayasan ini mendapatkan keuntungan finansial yang baik, sehingga bisa menginfluence berbagai lapisan masyarakat agar mau meniru apa yang telah dilakukan," tandasnya.

 

Penulis: Reza Aulia

Editor: Oloan Siahaan

Comments

Leave a Comment

Berita Lainnya

PT. Mahaka Visual Indonesia Siap-siap Dipanggil Disnaker

KABUPATEN BEKASI - Setelah sekian lama tidak ada kejelasan mengenai kasus dugaan pemutusan sepihak terhadap karyawan Go Wet Waterpark, Dinas

Ampun... Solihin Ditinggal Kader PPP Dukung Paslon Tri Adhianto- Harris

KOTA BEKASI – Kader dan pengurus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menyampaikan selamat tinggal kepada Ketua DPC Solihin saat ini mencalonkan diri jadi wakil walikota n

Usai Deklarasi, Tri Adhianto Kunjungi Warga Terkena Banjir

KOTA BEKASI - Masyarakat Bekasi Jaya, Kota Bekasi, resmi menyatakan dukungan untuk pasangan calon Wali Kota Bekasi dan Wakil Wali Kota Bekasi nomor 3, Tri Adhianto dan Abdul H

Calon Wali Kota Tri Adhianto Wakafkan Tanah untuk Gedung Aswaja Center

KOTA BEKASI - Dalam rangka mempererat tali silaturahmi dengan warga dan komunitas, calon Wali Kota Bekasi nomor urut 3 Tri Adhianto menghadiri pengajian Ahlussunnah wal Jama&#

Tri Adhianto Tegaskan Komitmen Birokrasi Bebas dari Korupsi dan Tepis Tudingan Tak Berdasar

KOTA BEKASI - Calon Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, menegaskan tekadnya membangun Kota Bekasi yang bersih, transparan, dan bebas dari korupsi.

<

KPU Kabupaten Bekasi Akan Gelar Debat Kandidat

KABUPATEN BEKASI - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bekasi akan menggelar debat kandidat Calon Bupati pada Minggu (3/11/2024) mendatang.