Ketua Umum Horas Bangso Batak Lamsiang Sitompul. PALAPAPOS/Alfonso Situmorang

TAPANULI UTARA – Ketua Umum (Ketum) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Horas Bangso Batak (HBB) Lamsiang Sitompul meminta remaja 18 tahun terpaksa membunuh abang kandung AN (34) dibebaskan dari jerat hukum sesuai amanah Pasal 49 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

Demikian disampaikan Ketum HBB Lamsiang Sitompul via selular, Senin (15/3/2021). Menurut Lamsiang, peristiwa naas terjadi setelah korban di hadapan adik-adiknya mencekik ibu kandungnya Feni Tampubolon, di Desa Paniaran, Kecamatan Siborongborong, Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), Rabu (10/3/2021).

“Dalam istilah hukum disebutkan noodweer atau pembelaan terpaksa diatur dalam Pasal 49 ayat (1) KUHP. Tidak dipidana, barang siapa melakukan perbuatan pembelaan terpaksa untuk diri sendiri maupun untuk orang lain, kehormatan kesusilaan atau harta benda sendiri maupun orang lain, karena ada serangan atau ancaman serangan yang sangat dekat pada saat itu yang melawan hukum," kata Lamsiang.

BACA JUGA: Tidak Tega Sang Ibu Dicekik, Pertikaian Abang Adik Berujung Maut

Lamsiang menguraikan, ada alasan kenapa pelaku melakukan tindakan mengakibatkan hilangnya nyawa korban dalam kondisi tidak bisa dihindari. Sebagaimana Pasal 49 KUHP tersebut ada kondisi noddweer yaitu pembelaan terpaksa.

“Kita harapkan, pasal ini menjadi pertimbangan dalam menangani perkara ini," ujarnya.

Ditambahkan Lamsiang, bahwa ayat (2) pasal tersebut juga mengenal istilah noodweer-exces (pembelaan darurat yang melampaui batas).

“Pembelaan terpaksa yang melampaui batas, yang langsung disebabkan oleh keguncangan jiwa hebat karena serangan atau ancaman serangan itu, tidak dipidana," tandas Lamsiang.

 

Penulis: Alfonso Situmorang

Editor: Oloan Siahaan

Comments

Leave a Comment

Berita Lainnya

Pasar Tradisional Tarutung Terbakar, Ratusan Kios Dilahap Si Jago Merah

TAPANULI UTARA - Ratusan kios yang berlokasi di pasar tradisional tarutung ludes di lahap sijago merah pukul 21.30 wib pada Minggu (7/4/2024) kemarin.

Gudang Amunisi di Kota Bekasi Terbakar, Penyebab Belum Diketahui

KOTA BEKASI - Nahas, gudang amunisi Artileri Medan (Armed) yang berlokasi di wilayah Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi terbakar dan menimbulkan ledakan cuku

Polda Metro Jaya Geledah Rumah Ketua KPK Firli Bahuri di Bekasi

KOTA BEKASI - Polda Metro Jaya menggeledah rumah Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri di Villa Galaxy, Jaka Setia, Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Jawa Barat, Ka

Polisi Lakukan Otopsi Pastikan Penyebab Kematian WNA Asal China di Mess PT. NH

TAPANULI UTARA - Untuk memastikan penyebab kematian warga negara asing (WNA) asal China bernama Dong Bo (51) di mess PT NH, Kelurahan Onan Hasang, Kecamatan Pahae Julu, Tapanu

Pemandian Air Soda Tarutung Akan Naik Kelas

TAPANULI UTARA - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif akan memprioritaskan pengembangan destinasi wisata Air Soda terletak di Desa Parbubu I Kecamatan Tarutung.

Tabrakan Dengan Truk, Mahasiswa Pengendara Sepeda Motor Meninggal

TAPANULI UTARA - Diduga akibat kurang hati-hati saat mengendara sepeda motor, seorang mahasiswa IAKN Tarutung tewas mengenaskan akibat Lakalantas di lokasi kejadian pasca tabr