Bupati Taput Nikson Nababan saat memimpin forum perangkat daerah dalam rangka menyusun RKPD Tahun 2022 dilaksanakan di Gedung Sopo Partungkoan Tarutung, Selasa (30/3/2021). PALAPAPOS /Hengki Tobing
TAPANULI UTARA - Bupati Tapanuli Utara (Taput) Nikson Nababan mengatakan pandemi Covid-19 belum berakhir membuat refocusing untuk pencegahan dan penanganan dampak Covid-19 masih tetap dilakukan. Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) diharapkan menggunakan anggaran untuk kegiatan yang sangat prioritas.
Hal itu disampaikan Bupati Taput Nikson Nababan saat memimpin Forum Perangkat Daerah dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Tapanuli Utara Tahun 2022 dan Rencana Kerja Perangkat Daerah Tahun 2022 di Sopo Partungkoan Tarutung, Selasa (30/3/2021).
Acara tersebut turut dihadiri Ketua DPRD Taput diwakili Wakil Ketua DPRD Fatimah Hutabarat, Sekretaris Daerah Tapanuli Utara Indra Simaremare, para Staf Ahli, Asisten, seluruh pimpinan OPD dan seluruh Camat Se-Kabupaten Taput.
"Apa program, berapa dananya, apa goalnya harus jelas sejak awal. Pimpinan OPD harus memahami bahwa saat ini fokusnya masih penanganan Covid-19, sehingga masih tetap ada refocushing. Kita buat prioritas pembangunan lebih spesifik dan sangat dibutuhkan, seperti infrastruktur jalan dan jembatan di sektor pertanian dan interkoneksi," kata Bupati Taput.
Bupati Nikson menyampaikan, bahwa kegiatan prioritas selanjutnya adalah pembenahan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).
"Untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di tengah pandemi Covid-19, kita harus gerakkan UMKM yang ada diseluruh masyarakat Taput. Pemerintah harus fasilitasi itu, baik dalam hal promosi dan penjualan secara online," ujarnya.
Terkait ketahanan pangan dan perikanan serta pertanian adalah prioritas untuk pemulihan ekonomi.
"Mari bersama sama bersinergi untuk pemulihan ekonomi. Taput harus melaju terus untuk rakyat sejahtera. Tetap fokus dengan anggaran yang ada, sistem harus tetap dibangun dengan baik, taat aturan yang ada," tandas Bupati.
Penulis: Hengki Tobing
Editor: Oloan Siahaan





Comments
Leave a Comment