Salah satu pembicara agenda Pembinaan Rohani dan Mental oleh Batalyon D Pelopor Satrimob Polda Metro Jaya

BEKASI - Batalyon D Pelopor Satbrimob Polda Metro Jaya menggelar munggahan syukuran menyambut datangnya bulan suci Ramadhan di Mako Batalyon D Pelopor Satbrimob Polda Metro Jaya, Desa Hegarmukti Kecamatan Cikarang Pusat Kabupaten Bekasi, Sabtu (10/04/21).

Pembinaan rohani dan mental (Binrohtal) menjadi tema acara tersebut untuk membentuk karakter anggota Polri yang lebih humanis, terutama dengan maraknya aksi radikalisme akhir-akhir ini.

Sebagai pembicara di antaranya Ketua Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU) Kabupaten Bekasi, KH Mukti Ali Baidowi atau Kyai Kancil, Gus Makmun dan Kompol Mayndra Eka Wardhana, SH., S.I.K., dari Densus 88 AT, serta ustadz Muchtar Khairi mantan teroris yang sudah bertobat.

"Kegiatan ini tidak hanya diikuti anggota Batalyon, tetapi juga anggota Binmaspol jajaran Polres Metro Bekasi," ucap Komandan Batalyon D Pelopor Satbrimob PMJ, Kompol Budi Prasetya, S.I.K., M.Si kepada wartawan.

Kompol Budi Prasetya mengatakan, anggota Polri wajib memahami persoalan radikalisme. Tujuannya agar bisa melakukan penanggulangan dini terhadap keluarga dan lingkungan sekitar.

“Saya berharap, anggota saya bisa mengetahui paham paham dan pemikiran yang radikal," ungkapnya.

Sehingga tidak terpengaruh untuk melakukan hal-hal yang bisa merusak diri sendiri dan merugikan masyarakat banyak.

Untuk itu Danyon Budi Prasetya sengaja menghadirkan mantan teroris yang sudah bertobat dan meminta para kiai NU untuk memberikan siraman rohani bagi anggotanya dan anggota Binmas jajaran Polres Metro Bekasi.

Dalam ceramahnya, KH Mukti Ali Baidowi mengaku antusias dan menyambut baik acara yang digelar Batalyon D Pelopor Satbrimob Polda Metro Jaya.

“Kami dari Lembaga Dakwah NU Kabupaten Bekasi merasa bangga hadir di sini dan sangat mendukung upaya pak Danyon Budi Prasetya agar anggota Polri tidak terpapar paham radikal yang marak akhir-akhir ini di Indonesia," ungkap Kiai Mukti Ali.

Karena katanya, meskipun anggota Polri, tidak menutup kemungkinan terkena pengaruh paham radikal tersebut sehingga rentan melakukan aksi terorisme.

“Semoga para petugas ini nantinya bisa membekali diri dan keluarganya, serta menyampaikan kepada masyarakat tentang bahaya radikalisme yang bisa membuat seseorang untuk melakukan hal-hal terorisme,” jelas kiai Mukti.

Dijelaskannya di dunia ada tiga kelompok yang mengajarkan paham-paham pemurnian.

Ketiga paham tersebut yakni Salafi Hijawi, mengajarkan tentang aqidah dengan rujukan ibadahnya ke negeri Arab dan Yaman.

Lalu, Salafi Garoki, yang mengajarkan ibadah dan mempelajari politik keislaman.  "Termasuk nilai-nilai Pancasila," ungkapnya.

Adapun ketiga yakni Salafi Jihadi. Paham ini tidak hanya mengajarkan aqidah,  tetapi juga paham radikal dan menghalalkan pembunuhan.

Paham terakhir, kata dia, banyak melahirkan kelompol kelompok radikal, seperti JAD, JI dan MA.  "Paham ini yang banyak melahirkan semua teroris di Indonesia," pungkasnya. (Alf/ rbs)

Penulis : Roy S

Editor : Benys

Comments

Leave a Comment

Berita Lainnya

PT. Mahaka Visual Indonesia Siap-siap Dipanggil Disnaker

KABUPATEN BEKASI - Setelah sekian lama tidak ada kejelasan mengenai kasus dugaan pemutusan sepihak terhadap karyawan Go Wet Waterpark, Dinas

Ampun... Solihin Ditinggal Kader PPP Dukung Paslon Tri Adhianto- Harris

KOTA BEKASI – Kader dan pengurus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menyampaikan selamat tinggal kepada Ketua DPC Solihin saat ini mencalonkan diri jadi wakil walikota n

Usai Deklarasi, Tri Adhianto Kunjungi Warga Terkena Banjir

KOTA BEKASI - Masyarakat Bekasi Jaya, Kota Bekasi, resmi menyatakan dukungan untuk pasangan calon Wali Kota Bekasi dan Wakil Wali Kota Bekasi nomor 3, Tri Adhianto dan Abdul H

Calon Wali Kota Tri Adhianto Wakafkan Tanah untuk Gedung Aswaja Center

KOTA BEKASI - Dalam rangka mempererat tali silaturahmi dengan warga dan komunitas, calon Wali Kota Bekasi nomor urut 3 Tri Adhianto menghadiri pengajian Ahlussunnah wal Jama&#

Tri Adhianto Tegaskan Komitmen Birokrasi Bebas dari Korupsi dan Tepis Tudingan Tak Berdasar

KOTA BEKASI - Calon Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, menegaskan tekadnya membangun Kota Bekasi yang bersih, transparan, dan bebas dari korupsi.

<

KPU Kabupaten Bekasi Akan Gelar Debat Kandidat

KABUPATEN BEKASI - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bekasi akan menggelar debat kandidat Calon Bupati pada Minggu (3/11/2024) mendatang.