Ketua Dekranasda Taput Satika Simamora saat mendampingi Abdullah staff Ditjend IKMA Kementerian Perindustrian melihat kondisi pengerajin pandai besi. (Palapa Pos/Alpon Situmorang)
TAPANULI UTARA - Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara melalui Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) mendengar dan merealisasikan keluhan pengerajin pandai besi di Sitampurung Siborongborong.
Salah satu keluhan yang kerap disampaikan perajin pandai besi adalah bahan baku besi baja standar serta peralatan modern menempa besi. Seperti yang diungkapkan salah satu pengrajin pandai besi, Togap Lumbantoruan.
" Kami sangat berterima kasih kepada Pak Nikson dan Ibu Satika yang telah mendengar keluhan kami berupa bahan baku dan alat penempa besi," ujar Togap Selasa, 4/5.
Togap mengungkapkan kendala yang dialami pengerajin pandai besi yakni, produksi yang kurang maksimal akibat bahan yang tidak standar.
"Selama ini kami mengandalkan bahan baku per bekas yang tentunya kurang dapat bersaing dengan produk yang menggunakan bahan dari baja,"ungkapnya.
Sehingga ketika produk dipasarkan ke petani Sawit di Pekan Baru tidak mampu bersaing.
"Kami sudah pernah tender ke PTPN namun produk kita kalah bersaing. Untuk itu kami mohon dibantu pengadaan bahan baku besi baja, alat spring hammer menjadi air hammer (tungku pemasak besi) dan gerinda,"sebut dia.
Keinginan yang sama juga disampaikan Ramli Lumbantoruan yang sudah menggeluti usaha penempahan besi hingga 12 tahun.
"Setiap hari kami mampu memproduksi kampak sawit 100 buah, Dodos 100 buah, dan Agret 40 buah. Namun kita masih kalah saing akibat bahan baku yang digunakan sebatas per bekas," ungkap Ramli yang mengaku memiliki sembilan pekerja.
Dengan kondisi seperti itu saja, Ramli menyatakan mampu berpenghasilan bersih Rp 600 ribu tiap hari. "Kalau kita dibantu pengadaan bahan baku per baja hingga alat lebih modern, saya yakin akan berdampak ke perekonomian pengerajin pandai besi," pintanya.
Sementara itu, Ketua Dekranasda Satika Simamora mengatakan, kedatangan rombongan Ditjend IKMA Kementerian Perindustrian Abdullah guna melihat apa yang dibutuhkan pengerajin.
"Ini yang kita coba fasilitasi melalui Kementerian baik pelatihan, pemasaran hingga pengadaan bahan baku," ujarnya.
Satika meminta Kades dan Camat agar memfasilitasi pembuatan proposal." Mumpung mereka disini, segera buat proposal dan akan kami antar lewat hari raya nanti," pesan Satika kepada Camat Erwan Hutagalung.
Terpisah, Ditjend IKMA Abdulah mengaku akan memfasilitasi pengerajin pandai besi di wilayah Taput.
"Kita sudah ada bantu pengerajin di Sibolga, dan itulah maksud kedatangan kita melihat apa yang mereka butuhkan kementerian bantu mendukung UMKM,"tandasnya singkat.(als)
Penulis : Alponso
Editor : Benys





Comments
Leave a Comment