Operasi Gabungan Polres Metro Bekasi dalam rangka persiapan penyekatan arus mudik 2021.(PALAPAPOS/HAFIZ)
BEKASI – Polres Metro Bekasi menegaskan akan menutup semua akses jalur arteri, tol, hingga jalur alternatif arah Jakarta maupun arah Cikampek pada 6-17 Mei 2021 mendatang. Demikian dikatakan Kapolres Metro Bekasi, Kombes Hendra Gunawan kepada palapapos.co.id.
"Kabupaten Bekasi ini jadi pertahanan terakhir makanya kita lakukan penyekatan. Dan itu akan kami lakukan selama 24 jam nonstop,” tegas dia Rabu, (5/5/2021).
Menurutnya, penyekatan jalur mudik lebaran tahun 2021 ini akan lebih ketat lagi dibanding tahun lalu. Pasalnya, akan ada banyak personel gabungan serta tim kesehatan dikerahkan oleh Pemkab Bekasi.
"Kita kerahkah 514 personel kepolisian dibantu Satpol PP, Dishub dan Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi," katanya.
Lebih jauh kata dia, polisi juga sudah mengenali modus masyarakat yang tetap ngeyel ingin mudik saat diberlakukan larangan mudik lebaran.
“Modusnya itu-itu juga, ada yang towing, kendaraan logistik, ngumpet di wc bus, bagasi bus, lintasi jalur tikus, atau perahu eretan, itu modusnya sudah kita ketahui semua,”jelas dia.
Upaya ini juga dilengkapi tujuh titik pos penyekatan di wilayah Kabupaten Bekasi, yakni, Cibarusah, Kedungwaringin, Setu, Jembatan Cibeet serta tiga gerbang tol yakni, Cikarang Barat, Cibatu dan Cikarang Pusat.
"Kita lakukan upaya maksimal, akan ada sanksi bagi mereka yang melanggar saat penyekatan nanti," kata Hendra.
Polres Metro Bekasi juga mendirikan tujuh posko pelayanan di tempat wisata agar bisa meminimalisir terjadinya kerumunan masyarakat ditambah 222 pos pelayanan, 116 pos pengamanan yang disebar di wilayah Kabupaten Bekasi.
Penulis : Hafiz
Editor : Benys





Comments
Leave a Comment